Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 9 Feb 2026 12:33 WIB ·

Pekarangan Jadi Pabrik Pangan, Desa Tofuti Morowali Beraksi


					Pekarangan Jadi Pabrik Pangan, Desa Tofuti Morowali Beraksi Perbesar

Morowali, Sulawesi Tengah [DESA MERDEKA] – Desa Tofuti di Kecamatan Bungku Tengah kini tak lagi membiarkan sejengkal tanah pun menganggur. Melalui Lomba Dasa Wisma dan Pemanfaatan Pekarangan yang digelar Sabtu (8/2/2026), Pemerintah Desa Tofuti resmi menjadikan area rumah warga sebagai “benteng” ketahanan pangan sekaligus instrumen penjaga keamanan wilayah.

Strategi ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari konsumen pasif menjadi produsen mandiri. Dengan memanfaatkan pekarangan secara produktif, setiap rumah tangga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi secara swadaya sekaligus menekan biaya belanja harian.

Kreativitas di Balik Ketahanan Pangan
Kepala Desa Tofuti, Moh. Najib Karim, menegaskan bahwa kader PKK adalah mesin utama dalam revolusi hijau skala rumah tangga ini. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan produktif secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan psikologis dan ekonomi warga.

“Kami ingin masyarakat lebih kreatif. Pekarangan bukan sekadar hiasan, tapi aset produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Najib dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa tersebut.

Pekarangan Hijau, Lingkungan Aman
Menariknya, inisiatif ini mendapat sorotan khusus dari aparat keamanan. Kapolsek Bungku Tengah, AKP Moh. Irham, yang hadir dalam acara tersebut menilai bahwa pemanfaatan pekarangan memiliki korelasi positif dengan stabilitas keamanan desa.

Menurut AKP Irham, ketika masyarakat aktif mengelola lingkungannya, akan tumbuh rasa tanggung jawab dan kepemilikan yang tinggi terhadap keamanan wilayah. “Kegiatan ini memperkuat sinergi antara warga dan aparat. Lingkungan yang tertata dan warga yang sibuk dengan hal positif adalah kunci ketertiban,” ungkapnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pokja III Kabupaten, Pokja II Kecamatan, serta Forkopimda setempat. Melalui kompetisi desa wisma ini, Desa Tofuti membuktikan bahwa solusi masalah global seperti krisis pangan dan keamanan bisa dimulai dari halaman rumah sendiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Trending di KABAR DESA