Gubernur Helmi Hasan Serahkan 130 Unit Ambulans, Tingkatkan Layanan Kesehatan Darurat di Desa
Bengkulu [DESA MERDEKA] – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan kado istimewa berupa 130 unit ambulans gratis kepada desa-desa di seluruh wilayah Bengkulu. Penyerahan bantuan vital ini dilakukan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, didampingi Wakil Gubernur Mian dan Forkopimda, bertempat di halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Bantuan ambulans gratis ini merupakan program prioritas Pemprov Bengkulu untuk meningkatkan pelayanan kesehatan darurat dan memastikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil. Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa ambulans ini akan dikelola langsung oleh pemerintah desa.
“Ambulans ini nantinya akan dikelola langsung oleh pemerintah desa agar pemanfaatannya lebih merata. Kehadiran ambulans di desa diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan darurat maupun pengantaran jenazah,” jelas Gubernur Helmi Hasan saat menyampaikan sambutan penyerahan.
Pangkas Jarak Akses ke Fasilitas Kesehatan
Program ambulans gratis ini dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di berbagai kabupaten, termasuk Kabupaten Mukomuko. Sebanyak 15 entitas desa dan kelurahan di Mukomuko menjadi penerima bantuan, di antaranya adalah Desa Arga Jaya, Desa Gajah Makmur, Desa Medan Jaya, Desa Padang Gading, Desa Tunggang, Desa Bandar Jaya, Desa Penarik, Desa Talang Buai, Desa Mekar Jaya, Desa Pondok Lunang, Desa Agung Jaya, Desa Rawa Mulya, Desa Sumber Makmur, Desa Lalang Luas, dan Kelurahan Pasar Mukomuko.
Kepala Desa (Kades) Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Burhan Dahri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Bengkulu dan Gubernur Helmi Hasan. Menurutnya, keberadaan ambulans gratis ini akan secara signifikan meningkatkan pelayanan kesehatan prima bagi warganya.
“Selama ini warga kami sering mengalami kesulitan saat hendak rujukan ke fasilitas kesehatan, apalagi bagi warga yang tidak memiliki mobil pribadi. Yang namanya sakit tidak mengenal waktu, bisa saja terjadi tengah malam. Sementara jarak tempuh Desa Pondok Lunang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) lumayan cukup jauh,” ungkap Kades Burhan Dahri dengan raut wajah gembira.
Kades Burhan Dahri menambahkan, dengan tersedianya unit ambulans di desa, seluruh keadaan darurat di desa kini dapat teratasi dengan cepat. Program ini secara efektif memangkas waktu tunggu dan biaya yang selama ini menjadi kendala utama masyarakat desa dalam mengakses rujukan medis.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap, dengan distribusi 130 unit ambulans ini, desa-desa akan memiliki infrastruktur pendukung kesehatan yang memadai. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Bengkulu dalam menjamin ketersediaan layanan dasar yang cepat dan prima, sekaligus menjadi momentum percepatan pembangunan desa di bidang kesehatan.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.