Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 18 Nov 2025 17:17 WIB ·

Petani Desa Waru Rasakan Efisiensi Tinggi Berkat Listrik untuk Pompa Air


					Petani Desa Waru Rasakan Efisiensi Tinggi Berkat Listrik untuk Pompa Air Perbesar

Rembang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Para petani di Desa Waru, Kecamatan Rembang, kini dapat bernapas lega dan merasa semringah. Lahan pertanian mereka resmi teraliri listrik melalui program Gerakan Listrik Masuk Sawah (Gelisah). Peresmian program ini, yang diresmikan langsung oleh Bupati Rembang Harno pada Senin (17/11/2025), menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi pertanian lokal.

Program Gelisah menjadi solusi pengairan yang sangat dinantikan oleh petani, terutama untuk menggantikan sistem tadah hujan. Dengan adanya jaringan listrik, petani kini dapat mengoperasikan pompa air dari sumur dangkal dengan cepat dan efisien. Hal ini sangat mendukung proses pengairan sawah melalui sistem pipa yang terpasang langsung ke petak-petak lahan, sehingga jauh lebih cepat dibandingkan cara konvensional.

Biaya Lebih Terjangkau, Produktivitas Meningkat
Salah satu petani Desa Waru, Wardi, mengungkapkan rasa senangnya karena kini proses memompa air menjadi lebih efektif. Sebelumnya, ia terpaksa mengambil listrik dari rumah warga, yang berarti harus menggunakan kabel yang panjang dan kurang praktis.

“Jadinya lebih efektif. Pemasangan pompa ke meteran sekarang lebih dekat, tidak terlalu memakan banyak kabel lagi,” ungkap Wardi.

Kepala PLN ULP Rembang, Jati Kuncahyo, menjelaskan bahwa program Gelisah ini sangat menguntungkan petani dari sisi biaya operasional. Biaya listrik yang diberlakukan menggunakan tarif industri kecil, yang notabene lebih terjangkau dibandingkan tarif nonsubsidi.

“Untuk biaya pasang baru, sama seperti pelanggan lain, namun perluasan jaringan, tiang, dan trafo sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN,” terang Jati Kuncahyo, memastikan bahwa infrastruktur utama disediakan oleh pihak PLN.

Dorong Modernisasi Pertanian
Bupati Rembang, Harno, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas dukungan penuh dalam menghadirkan program Gelisah bagi para petani. Ia berharap desa-desa lain di Rembang dapat segera menyusul dan merasakan manfaat serupa.

Menurut Bupati, program ini tidak hanya mengatasi masalah pengairan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Rembang secara keseluruhan. Di beberapa daerah, listrik ini bahkan digunakan juga untuk penerangan lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menambahkan bahwa petani dapat mengajukan program ini secara kolektif melalui kelompok tani. Pengajuan harus dilengkapi dengan rekomendasi dari kepala desa dan dinas teknis terkait agar proses tindak lanjut oleh PLN ULP Rembang dapat dipercepat.

Hingga saat ini, Program Gelisah telah berhasil diterapkan di sejumlah desa, termasuk Desa Kasreman (Kecamatan Rembang) dan Desa Tegaldowo (Kecamatan Gunem), membuktikan keberhasilannya dalam mendukung sektor pertanian.

Pada momentum peresmian tersebut, diserahkan juga berbagai bantuan tambahan untuk petani Desa Waru, seperti handsprayer elektrik, benih padi, mesin diesel, pembangunan jalan usaha tani, hingga bantuan kambing dan pembangunan sumur. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan komprehensif untuk meningkatkan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kritik Pelatihan AI Desa: Mengubah Corong Menjadi Saringan

29 September 2026 - 00:40 WIB

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Trending di IPTEK