Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II menuju Kudus, Jawa Tengah, dalam sebuah seremoni di Aula Kantor Gubernur, Kamis (9/10/2025). Acara pelepasan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan tekad para atlet dalam mengharumkan nama Ranah Minang di kancah olahraga nasional.
Gubernur Mahyeldi menyatakan keyakinannya bahwa kontingen beladiri Sumbar mampu meraih kemenangan, asalkan para atlet menjaga kekompakan, kekuatan, dan senantiasa berdoa. Ia berpesan agar para atlet memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki tanpa menyimpan beban.
“Ingatlah bahwa adik-adik semua adalah atlet-atlet pilihan yang telah lolos dalam seleksi PON di daerah. Itu berarti kalian bukanlah orang sembarangan, melainkan atlet terbaik yang Sumbar miliki,” ungkap Mahyeldi penuh semangat. Ia menambahkan, pengalaman bertanding di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional adalah modal berharga untuk mengalahkan lawan di Kudus nanti.
Sebagai duta Sumatera Barat, Mahyeldi meminta seluruh kontingen berjuang sekuat tenaga. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran, termasuk istirahat yang cukup, pola makan sehat, dan pikiran positif. Kepada ofisial, pelatih, dan pendamping, Gubernur mengimbau agar mereka melaksanakan tugas manajemen dengan baik serta meminta para atlet memperkuat ibadah demi mendapatkan rida Allah SWT.
“Kami pastikan atlet dan pelatih yang berprestasi, yang mengharumkan nama Sumbar dengan meraih medali, akan mendapatkan bonus dari Pemprov Sumbar,” janji Mahyeldi. Ia secara khusus berharap kontingen beladiri ini mampu membawa pulang emas sebanyak-banyaknya, sebagai bukti keberhasilan Sumbar dalam pembinaan olahraga berprestasi.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus, melaporkan bahwa kontingen ini terdiri dari 124 atlet yang akan berlaga di 10 cabang olahraga beladiri. Cabang-cabang tersebut meliputi karate, gulat, wushu, pencak silat, judo, jujitsu, sambo, tarung derajat, kempo, dan taekwondo.
Hamdanus menyebut, olahraga beladiri merupakan salah satu kekuatan utama Sumbar. Hal ini tercermin dari perolehan medali yang signifikan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu. “Untuk PON Beladiri kali ini, kami menargetkan Sumbar bisa memperoleh 8 medali emas dan 5 medali perak. Untuk perunggu sengaja tidak kami sebutkan, agar para atlet termotivasi untuk meraih emas,” tegas Hamdanus, menunjukkan target yang ambisius.
Pada kesempatan pelepasan tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan penghargaan dari Bank Nagari kepada Handezka Vaktonias atas keberhasilannya meraih medali perunggu di kejuaraan dunia SAMBO remaja dan junior 2025. Acara ini turut dihadiri Pimpinan DPRD Sumbar, Forkopimda, Direktur Bank Nagari, serta seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang akan berangkat menuju Jawa Tengah.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.