Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 3 Okt 2025 17:50 WIB ·

Korban Keracunan di Agam Membaik, Mahyeldi Minta Jaminan Higienitas


					Korban Keracunan di Agam Membaik, Mahyeldi Minta Jaminan Higienitas Perbesar

Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, langsung meninjau kondisi korban dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirawat di RSUD Lubuk Basung, Kabupaten Agam, pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal dan memberikan dukungan kepada para korban.

Berdasarkan laporan di RSUD Lubuk Basung, total 46 orang menjadi korban dugaan insiden keracunan makanan ini. Mayoritas korban mengalami gejala seperti pusing, mual, dan diare. Gubernur Mahyeldi menyampaikan kabar baik bahwa kondisi pasien secara keseluruhan berangsur membaik, bahkan sebagian di antaranya sudah diizinkan pulang ke rumah.

“Alhamdulillah, kondisi korban yang dirawat sudah menunjukkan perbaikan. Kami mengapresiasi kecepatan langkah Pemerintah Kabupaten Agam, mulai dari tingkat Puskesmas hingga RSUD, dalam merespons dan menangani kasus ini,” ujar Gubernur Mahyeldi setelah meninjau pasien.

Total Korban dan Penanganan Medis Cepat
Data rinci dari RSUD Lubuk Basung menunjukkan, pada 1 Oktober 2025, IGD menerima 28 pasien. Dari jumlah tersebut, 24 pasien menjalani rawat inap dan 4 pasien lainnya ditangani sebagai rawat jalan. Keesokan harinya, 2 Oktober, tercatat 18 pasien baru. Kelompok pasien baru ini terdiri dari 16 pasien rawat jalan, 1 rawat inap, dan 1 pasien masih dalam observasi di IGD. Hingga kunjungan Gubernur, tercatat lima pasien rawat inap telah diperbolehkan pulang pada hari Kamis (2/10/2025).

Penanganan cepat ini menjadi kunci penting untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih serius pada para korban. Gubernur secara khusus memuji gerak cepat Pemkab Agam yang mampu mengkoordinasikan semua unit kesehatan terkait.

Gubernur Soroti Higienitas dan Kelayakan Operasional SPPG
Menyikapi insiden ini, Mahyeldi menekankan pentingnya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia secara tegas meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Sumbar untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Mahyeldi juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi untuk berperan lebih aktif dalam mengawasi dan memastikan bahwa setiap makanan yang disajikan dalam program publik benar-benar higienis dan aman dikonsumsi.

“Aspek kebersihan tidak hanya mencakup fasilitas dapur, tetapi juga keseluruhan proses, mulai dari memasak, kualitas bahan baku yang digunakan, hingga penyajian. Kelayakan operasional SPPG juga harus diverifikasi dan dipastikan sebelum mereka diperbolehkan beroperasi melayani masyarakat,” tegas Mahyeldi, memberikan peringatan keras.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi terkait. Turut hadir mendampingi adalah Bupati Agam Benni Warlis, Sekda Agam Dr. Muhammad Lutfi AR, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dr. Aklima, MPH, Direktur RSUD Lubuk Basung Riko Krisman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian, Kajari Agam, serta Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah Riau, Kepri, dan Sumbar, Syariwidya. Kehadiran tim lengkap ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dan mengusut tuntas penyebab dugaan keracunan makanan ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemu Menunggu Perbaikan, Warga dan Organda Swadaya Benahi Jalan Sakunde–Sambiki

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Jalan Kaputusan-Indari Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Halsel Turun Tangan

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM