Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 1 Okt 2025 16:22 WIB ·

Saluran Irigasi Meluap, Sekolah di Banyumas Terendam Banjir dan Longsor


					Saluran Irigasi Meluap, Sekolah di Banyumas Terendam Banjir dan Longsor Perbesar

Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyebabkan bencana serius di lingkungan pendidikan. Gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU Kedungurang, Gumelar, dilanda banjir bandang pada Rabu (1/10/2025). Banjir ini dipicu oleh luapan saluran irigasi yang berada persis di sisi sekolah.

Unggahan video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Air berwarna keruh kecoklatan mengalir tak terkendali dari saluran irigasi yang meluap. Aliran deras tersebut memenuhi halaman, menuruni tangga, hingga menerobos masuk ke sejumlah ruang kelas.

Kepala Madrasah, Nok Sodikoh, menjelaskan bahwa luapan air selokan di tepi jalan terjadi sangat cepat dan langsung membanjiri seluruh area sekolah. “Seluruh halaman dan teras terendam, airnya juga masuk ke beberapa ruangan,” ujar Nok Sodikoh.

Bencana kali ini menimbulkan kekhawatiran ganda. Selain merusak fasilitas di dalam kelas, luapan air yang masif dan aliran deras dikhawatirkan memperparah kondisi geologis madrasah. Diketahui, kondisi tanah di bagian belakang madrasah sudah menunjukkan retakan yang cukup parah. Aliran air yang tak terkendali sangat berpotensi memicu bencana lebih besar.

“Kondisi ini berpotensi memicu longsor atau ambles, dan mengancam stabilitas bangunan madrasah,” tambahnya. Ancaman longsor di bagian belakang madrasah secara langsung mengancam keamanan kegiatan belajar mengajar (KBM) serta keselamatan seluruh aset pendidikan yang ada.

Pihak sekolah dan warga setempat mendesak instansi terkait, khususnya pemerintah daerah, untuk segera mengambil langkah darurat. Prioritas utama adalah penanganan segera terhadap saluran irigasi yang menjadi sumber luapan air. Selain itu, diperlukan peninjauan mendesak dan perbaikan kondisi tanah yang retak di bagian belakang madrasah.

Upaya tanggap darurat ini sangat krusial demi memastikan keamanan dan keberlanjutan KBM bagi para siswa. Banjir yang berulang dan ancaman longsor merupakan masalah serius yang memerlukan intervensi infrastruktur permanen agar kegiatan belajar-mengajar di MI Ma’arif NU Kedungurang dapat berlangsung tanpa rasa khawatir.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Konsultasi Ranperda ke Kemendikdasmen, DPRD Sumbar Komit Lahirkan Perda Sesuai Kebutuhan

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Literasi Digital Jadi Kunci SDM Desa Berdaya Saing

3 Juni 2026 - 09:25 WIB

Trending di PENDIDIKAN