Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 27 Sep 2025 05:57 WIB ·

Komitmen Sumbar Dukung Tiga Juta Rumah Program Nasional


					Komitmen Sumbar Dukung Tiga Juta Rumah Program Nasional Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mempertegas komitmen politiknya dalam mendukung Program Nasional Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI. Penegasan ini disampaikan oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah saat membuka Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Pembangunan Perumahan di Auditorium Gubernuran, Jumat (25/9/2025).

Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas upaya sistematis dalam mendorong pembangunan perumahan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa rumah harus dipandang lebih dari sekadar bangunan fisik. Rumah adalah kebutuhan dasar yang secara fundamental memengaruhi kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Pembangunan perumahan harus menjadi bagian dari peningkatan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, perlu inovasi pembiayaan serta keterlibatan sektor swasta dan perbankan,” ujarnya.

Mahyeldi juga menggarisbawahi berbagai tantangan struktural yang dihadapi Sumbar, termasuk angka backlog kepemilikan rumah yang masih tinggi, keterbatasan lahan terutama di wilayah perkotaan, dan isu permukiman kumuh. Untuk mengatasi hal ini, ia mendorong agar pembangunan perumahan di Sumbar harus adaptif terhadap risiko bencana, ramah lingkungan, dan tetap berbasis pada kearifan lokal Minangkabau.

Pada tahun 2025, Pemprov Sumbar mencatat telah dibangun sebanyak 6.577 unit rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pembangunan ini didanai melalui berbagai sumber, mulai dari APBD kabupaten/kota, program Corporate Social Responsibility (CSR), hingga skema rumah subsidi.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perumahan Perdesaan, Dr. Drs. Imran, M.Si, MA, CD., menegaskan bahwa target tiga juta rumah merupakan amanah konstitusi sekaligus langkah strategis untuk menekan angka backlog nasional. Saat ini, tercatat 9,9 juta kepala keluarga di Indonesia belum memiliki rumah, sementara 26,9 juta jiwa masih menempati rumah tidak layak huni.

“Presiden menargetkan pembangunan tiga juta rumah dapat terealisasi hingga 2029, dengan harapan sektor perumahan bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen,” tegas Imran. Target ini menunjukkan peran krusial sektor properti sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Rapat evaluasi ini juga menjadi ajang penghargaan bagi pihak-pihak yang berkontribusi signifikan. Gubernur Mahyeldi menerima penghargaan atas kontribusi besarnya dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman. Penghargaan juga diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Agam sebagai daerah terbaik dalam penganggaran bidang perumahan. Sementara itu, Pemerintah Kota Padang diapresiasi karena kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi rumah MBR. Sektor swasta dan perbankan pun tak luput dari apresiasi, dengan BTN Kanwil Sumbar dan DPD REI Sumbar turut menerima penghargaan atas dukungan mereka terhadap pembangunan perumahan rakyat.

Gubernur berharap momentum evaluasi ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan, demi mewujudkan perumahan yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumbar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Komit Kembangkan Ekonomi Umat dan Budaya Halal di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional

2 Juli 2026 - 22:22 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Dari Tanah Ulayat Menuju Piala Gubernur: Kisah Inspiratif Simalanggang

30 Juni 2026 - 09:11 WIB

Miris! TPQ Desa Loleo Obi Selatan Telantar Jadi Gudang dan Penuh Kotoran Kambing, Generasi Muda Terancam Dampak Buruk

28 Juni 2026 - 13:38 WIB

Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Resmi Laporkan Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

Trending di RAGAM