Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KORUPSI · 24 Agu 2025 07:35 WIB ·

Noel Tertangkap, Ancaman Nyata bagi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Prabowo


					Noel Tertangkap, Ancaman Nyata bagi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Prabowo Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Penangkapan Immanuel Ebenezer atau Noel, Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang juga aktivis 98, menjadi sinyal bahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo dalam upaya memberantas korupsi.

Menurut ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, Sabtu (23/08/2025) di Jakarta menjelaskan bahwa kasus ini menunjukkan betapa sulitnya memberantas korupsi meskipun Presiden sudah berjanji akan “mengejar koruptor hingga ke Antartika.”

Alih-alih melindungi rakyat, Noel justru memeras mereka dengan menaikkan tarif sertifikat K3 secara drastis, dari Rp275.000 menjadi Rp6 juta. Ironisnya, praktik ini melibatkan ASN hingga pejabat eselon II dan sudah dilakukan sejak bulan pertama Noel menjabat. Kasus ini semakin mengkhawatirkan karena terjadi di saat Kementerian Agama dan Kementerian Komunikasi dan Digital juga sedang diselidiki terkait dugaan korupsi.

Menurut Wijayanto, korupsi di Indonesia sudah mengakar kuat, mengubah “nilai” menjadi “nilai uang” dan membuat segalanya pragmatis. Kondisi ini sangat berisiko bagi program-program besar dan berbiaya tinggi yang dicanangkan Presiden Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis, Kopdes Merah Putih, dan target 3 Juta Rumah. Tanpa birokrasi yang bersih, program-program ini rentan terhadap korupsi sistemik yang dapat memicu masalah ekonomi serius seperti kredit macet.

Wijayanto menegaskan bahwa ada ribuan “Noel” lain di Indonesia yang berpotensi merusak program pemerintah. Oleh karena itu, Presiden Prabowo perlu segera melakukan bersih-bersih internal. Kasus Noel seharusnya menjadi alarm yang harus direspons dengan cepat jika tidak ingin masa depan bangsa terancam.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sengkarut Semen BSPS: Toko Cinta Damai Malaka Bungkam

22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Menjaga Marwah dari Bawah: Banyubiru Bungkam Stigma Korupsi Desa

7 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Mesin Speedboat Fiktif dan Tameng Politik di Desa Loleo

25 Mei 2026 - 12:47 WIB

Siasat Mangkir Kades Loleo: Dana Desa Menguap?

21 Mei 2026 - 09:54 WIB

Modal Usaha Desa Malah Amblas di Pasar Trading

19 Mei 2026 - 12:47 WIB

Upeti Ormas Berkedok Sumbangan Hantui Kepala Desa di TTU

16 Mei 2026 - 07:02 WIB

Trending di KORUPSI