Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 25 Jun 2025 22:39 WIB ·

Desa Berdaya, Pangan Melimpah, Program Makan Bergizi Sukses!


					Desa Berdaya, Pangan Melimpah, Program Makan Bergizi Sukses! Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan peran vital desa dalam mewujudkan program makan bergizi gratis melalui penguatan ketahanan pangan desa. Penegasan ini disampaikan Yandri saat menghadiri acara “Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD)” di Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025).

Yandri Susanto menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap forum berbagi pengetahuan ini menghasilkan rumusan konkret untuk menyiapkan rantai pangan berkelanjutan, mengingat ketahanan pangan dan iklim saling terkait erat.

Dana Desa untuk Kemandirian Pangan
Mendes Yandri mendorong desa-desa untuk mengoptimalkan penggunaan dana desa dalam menggenjot program ketahanan pangan. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024 yang mengamanatkan minimal 20 persen dana desa dialokasikan untuk ketahanan pangan.

“Minimal 20 persen dana desa harus digunakan untuk ketahanan pangan. Ini sejalan dengan program Presiden Prabowo terkait swasembada pangan,” ujar Yandri.

Penggunaan anggaran ini dapat disesuaikan dengan potensi unggulan masing-masing desa. Jika desa dominan dalam produksi padi, fokus dapat diarahkan ke sana. Begitu pula jika desa memiliki potensi jagung atau ayam petelur, dana dapat dialokasikan untuk pengembangan sektor tersebut.

Langkah strategis ini tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan lokal, tetapi juga berpotensi besar menjadi pemasok bahan baku utama bagi program makan bergizi gratis.

“Jangan sampai desa hanya jadi penonton. Masa makan bergizi, berasnya dari luar, ikannya dari luar, cabainya juga dari luar. Padahal potensi desa sangat besar,” tegas Yandri.

Ia memaparkan, jika target penerima manfaat program makan bergizi mencapai 83 juta orang, kebutuhan bahan baku seperti ikan, telur, sayur, dan cabai akan sangat besar setiap harinya. Oleh karena itu, program ketahanan pangan desa menjadi krusial untuk membudayakan masyarakat dalam memproduksi bahan baku yang diperlukan.

Sinergi BUMDes dan Kopdes untuk Kesejahteraan
Dalam mendukung program ini, Mendes Yandri berharap BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dapat berkolaborasi. Sinergi ini bertujuan untuk mengumpulkan hasil produksi masyarakat desa sehingga harga menjadi layak dan mampu meningkatkan kesejahteraan.

Yandri menjelaskan bahwa BUMDesa dan Kopdes memiliki mekanisme, sumber dana, dan jenis usaha yang berbeda, sehingga tidak akan terjadi benturan. Ia mencontohkan keberhasilan BUMDesa yang telah berhasil mengekspor ikan maskoki ke Kanada, Inggris, dan Afrika (Desa Kertasana), serta gula kelapa ke Hongaria dan Spanyol (Banyumas). Sementara itu, Kopdes dapat fokus pada usaha seperti LPG, sembako, dan simpan pinjam.

Saat ini, Kemendes PDT tengah menyusun panduan koordinasi antara BUMDesa dan Kopdes agar keduanya saling mendukung. Presiden Prabowo juga telah berpesan agar kedua entitas ini tidak saling mematikan.

Acara “Sharing Knowledge” ini, seperti dilaporkan Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Mulyadin Malik, dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Bappeda, dan Kepala Desa dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera dan Banten. Sejumlah pemateri turut hadir, termasuk Bupati Gowa Husniah Talenrang, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, akademisi dari IPB, dan pejabat Kementerian Pertanian, bersama dengan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Kemendes PDT.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Rembuk Stunting Desa Polewali Siapkan Generasi Berkualitas

4 Juni 2026 - 13:56 WIB

PABPDSI Gelar Retreat Nasional, Perkuat Pembangunan dari Desa

3 Juni 2026 - 08:51 WIB

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Trending di DESA