Kampar [DESA MERDEKA] – Perayaan Hari Raya Iduladha identik dengan penyembelihan hewan kurban dan ibadah haji. Namun, tak sedikit daerah yang memiliki cara unik untuk menyemarakkan momen sakral ini. Di Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, Iduladha dirayakan dengan meriah melalui acara panjat pinang dan pesta rakyat.
Acara tahunan ini menjadi magnet bagi warga Desa Tanjung Alai untuk berkumpul dan merayakan Iduladha bersama. Meskipun Hari Raya Iduladha jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025, pemotongan hewan kurban di desa ini baru dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025. Hal ini memungkinkan seluruh warga untuk berpartisipasi penuh dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Menurut Asra, salah seorang warga setempat, perayaan rakyat semacam ini memang rutin digelar setiap Iduladha. “Biasanya acara dimulai setelah masyarakat mengambil hewan kurban. Namun tahun ini, pemotongan hewan kurban dan acara rakyat diadakan di hari yang berbeda,” jelas Asra, Jumat (6/6/2025).
Asra menambahkan bahwa pesta rakyat ini bukan sekadar hiburan semata. Lebih dari itu, tradisi Iduladha ini menjadi ajang penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. “Kita semua bisa berkumpul dan merayakan Iduladha bersama-sama. Ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan kekompakan warga desa,” ujarnya dengan antusias.
Antusiasme warga terlihat jelas dari partisipasi mereka dalam berbagai perlombaan, terutama panjat pinang yang selalu menjadi primadona. Gelak tawa dan sorak-sorai memenuhi lapangan desa, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Dengan adanya perayaan Iduladha yang meriah ini, Desa Tanjung Alai berhasil menunjukkan semangat kegembiraan dan kebersamaan dalam menyambut hari raya besar umat Islam. Diharapkan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilestarikan dan menjadi tradisi yang memperkaya khazanah budaya serta memperkuat persatuan warga Desa Tanjung Alai.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.