Padang Pariaman [Desa Merdeka] – Deputi VI Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (BAKTI Taskin) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penting secara virtual pada Kamis (08/05/2025).
Acara yang dihadiri sekitar 40 Koordinator Wilayah/Daerah BATAS dari seluruh Indonesia ini memfokuskan pada sosialisasi rencana strategis dan program-program unggulan di sektor kesehatan dan gizi masyarakat.
Rakor yang dipimpin oleh Ulwiyatun ini dipandu dengan apik oleh Andri Rieko dari Sekretariat DPP BATAS melalui platform Google Meet.
Dalam kesempatan tersebut, Ulwiyatun memaparkan lima program utama yang akan diimplementasikan oleh Deputi VI DPP BATAS, meliputi: sinergi posyandu, rekrutmen dan pembinaan kader kesehatan, pemetaan desa tertinggal hingga mandiri, penerapan ekonomi sirkular, serta pertanian pekarangan dan hortikultura rumah tangga.
Kehadiran Ketua Umum DPP BATAS, Syahrul Zakky, memberikan semangat tersendiri bagi para peserta. Dalam sambutannya, Syahrul Zakky menekankan esensi kerelawanan dalam organisasi BATAS dengan mengutip kata-kata bijak dari penyair ternama Kahlil Gibran: “Kau adalah pecundang ketika berhenti berjuang. Kau adalah pejuang ketika tetap teguh meskipun badai menerpa.” Pesan ini membakar semangat para koordinator untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP BATAS, Suntoro, menyoroti pentingnya koordinasi yang efektif dalam organisasi. “Dalam BAKTI Taskin kita satu komando. Ada rantai koordinasi yang harus kita lewati, agar tidak terjadi kesalahan,” tegas Suntoro, menekankan perlunya komunikasi yang terstruktur dan berjenjang dalam menjalankan program-program organisasi.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi BATAS untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan langkah dalam upaya meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan program-program yang terencana dan semangat kerelawanan yang tinggi, BATAS optimis dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dalam pengentasan kemiskinan.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.