Padang [DESA MERDEKA] – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Yozarwardi Usama Putra, memberikan pujian khusus kepada tiga biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan mereka menyelesaikan Rencana Strategis (Renstra) dan Cascading instansi tepat waktu. Ketiga biro tersebut adalah Biro Administrasi Pimpinan, Biro Umum, dan Biro Organisasi.
Yozarwardi menyampaikan apresiasinya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (28/4/2025), didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Ia menjelaskan bahwa Renstra merupakan dokumen perencanaan lima tahunan, sementara Cascading menjabarkan target kinerja instansi ke setiap level jabatan. Kedua dokumen ini krusial bagi efektivitas instansi pemerintah.
“Bagi biro yang telah menyelesaikan tepat waktu, apresiasi kita berikan. Bagi yang belum, ini seharusnya menjadi motivasi untuk terus berbenah,” ungkap Yozarwardi.
Sebelumnya, Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar telah memfasilitasi Forum Perangkat Daerah (FPD) pada pertengahan April. FPD ini bertujuan membantu pemangku kepentingan menyusun Renstra dan Cascading unit kerja masing-masing. Seluruh biro dan bagian di Sekretariat Daerah provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Yozarwardi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar memahami visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Sumbar periode 2025-2030, yaitu “Sumbar Madani yang Maju dan Berkeadilan”. Visi ini kemudian diterjemahkan ke dalam delapan misi prioritas.
Delapan misi tersebut meliputi pemerataan pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan; pembangunan Sumbar sebagai lumbung pangan nasional dan ekonomi berkelanjutan; penguatan nagari dan desa sebagai pusat kemajuan daerah; menjadikan Sumbar pusat perdagangan dan bisnis di wilayah barat Sumatera; penguatan infrastruktur yang adil dan tanggap bencana; pembangunan kehidupan beradat, berbudaya berbasis agama dan kearifan lokal dengan dukungan keluarga berkualitas; mendorong ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing wisata; serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang efektif.
“Sebagai ASN, kita harus memahami betul peran kita dalam mendukung visi dan misi ini,” tegas Yozarwardi. “Kita di Sekretariat Daerah bukan hanya pelaksana, tetapi juga koordinator pencapaian visi misi tersebut.”


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.