Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 14 Mar 2025 17:30 WIB ·

Viral! Tumpukan Sampah Ilegal Cemari Bantaran Kali Cileungsi, Warga Gunung Putri Resah


					<em>Tumpukan sampah ilegal di bantaran Kali Cileungsi, Desa Cicadas dan Wanaherang, Gunung Putri, yang viral di media sosial.</em> Perbesar

Tumpukan sampah ilegal di bantaran Kali Cileungsi, Desa Cicadas dan Wanaherang, Gunung Putri, yang viral di media sosial.

Bogor [DESA MERDEKA] – Pembuangan sampah ilegal di perbatasan Desa Cicadas dan Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, memicu keresahan warga. Tumpukan sampah yang menggunung di bantaran Kali Cileungsi ini viral setelah diunggah oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Wanaherang, Endang Kurniawan, ke media sosial pada Senin lalu.

Endang menjelaskan bahwa ia diperintahkan Kepala Desa Wanaherang untuk mengecek laporan pembuangan sampah ilegal di wilayahnya. Hasil pengecekan menunjukkan tumpukan sampah yang signifikan di perbatasan kedua desa. “Saya sendiri yang memviralkan ini di media sosial, sesuai tugas dari Kepala Desa untuk menindaklanjuti masalah sampah ilegal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal tersebut beroperasi tanpa izin dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wanaherang. Menurutnya, TPS tersebut awalnya diduga berada di wilayah Desa Cicadas, namun seiring waktu meluas hingga ke Desa Wanaherang.

“Akses masuk ke lokasi TPS ilegal ini melalui Desa Cicadas, dengan jembatan yang dibuat melintasi parit menuju Kali Cileungsi. Kami tidak pernah memberikan izin untuk aktivitas ini,” tegas Endang.

Menanggapi permasalahan ini, Pemdes Wanaherang berencana membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) sebagai solusi jangka panjang. “Kami sudah bermusyawarah untuk rencana pembangunan TPST ini,” ungkapnya.

Endang berharap viralnya kasus ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan dinas terkait. Ia juga mengharapkan dukungan penuh pemerintah daerah untuk pembangunan TPST di Desa Wanaherang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TPA Solok Sekarat, Gerakan Nagari Jadi Penyelamat Krisis Sampah

27 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Dapur Ngepul dari Sortir Limbah Pebayuran Bekasi

23 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Bayar PBB Pakai Sampah, Desa Sudu Gayam Sebar Satgas

8 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.
Trending di LINGKUNGAN