Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Mar 2025 13:18 WIB ·

GP Ansor-Kemendes Kolaborasi: Pemuda Jadi Motor Ketahanan Pangan Desa


					GP Ansor-Kemendes Kolaborasi: Pemuda Jadi Motor Ketahanan Pangan Desa Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Sebuah langkah besar diambil untuk mengubah wajah pedesaan di Indonesia. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyepakati kolaborasi strategis guna menciptakan kemandirian desa melalui sektor ketahanan pangan dan ekonomi kreatif.

Bukan sekadar kerja sama biasa, kolaborasi ini menempatkan pemuda sebagai aktor utama dalam mengelola potensi lokal agar mampu menembus pasar ekspor.

Satgas Patriot: Wajah Baru Ketahanan Pangan
Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan Satgas Patriot Ketahanan Pangan. Satuan tugas ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan kekayaan alam desa demi kemandirian ekonomi. Rencananya, pengukuhan pasukan pemuda ini akan digelar pada April 2026 mendatang di Kabupaten Banyumas.

“Kader Ansor sudah banyak yang menjadi kepala desa dan pendamping desa. Melalui MoU dengan Kemendes PDTT, kami siap terjun langsung meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Addin dalam keterangannya, Kamis (6/3/2026).

Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, pengalaman GP Ansor dalam mengawal kebijakan pemerintah menjadi modal kuat untuk mempercepat pembentukan Desa Tematik, mulai dari desa wisata hingga desa ekspor.

Pendamping Desa Harus Berjiwa ‘Entrepreneur’
Sudut pandang menarik muncul dari fokus peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Yandri menekankan bahwa Tenaga Pendamping Profesional (TPP) kini dituntut tidak hanya paham administrasi, tetapi juga harus memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).

“Pendamping yang punya jiwa wirausaha akan lebih efektif dalam menghidupkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mereka harus bisa membantu desa memecahkan masalah pasar yang selama ini sering menjadi kendala setelah produk berhasil dibuat,” ujar Yandri.

Visi Besar Menuju Swasembada
Langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengoptimalkan 75.265 desa sebagai fondasi kekuatan ekonomi nasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi konkret atas masalah rantai pasok dan akses pasar yang selama ini menghambat potensi desa.

Dengan keterlibatan pemuda yang terorganisir, desa diharapkan tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang mandiri, produktif, dan berdaya saing global. Kedua belah pihak dijadwalkan segera meresmikan kesepakatan ini melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat ekosistem ekonomi pedesaan secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28,558 kali

badge-check

Jurnalis

Satu tanggapan untuk “GP Ansor-Kemendes Kolaborasi: Pemuda Jadi Motor Ketahanan Pangan Desa”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemu Menunggu Perbaikan, Warga dan Organda Swadaya Benahi Jalan Sakunde–Sambiki

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Jalan Kaputusan-Indari Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Halsel Turun Tangan

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM