Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 9 Feb 2025 21:04 WIB ·

Kepala Desa Lilina Ajangale Wafat, Bone Kehilangan Pemimpin Visioner


					Kepala Desa Lilina Ajangale Wafat, Bone Kehilangan Pemimpin Visioner Perbesar

Bone, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Sebuah desa tidak hanya kehilangan pemimpin administratif saat Hj. Andi Kartini, Kepala Desa Lilina Ajangale, Kecamatan Ulaweng, mengembuskan napas terakhirnya. Desa ini kehilangan jangkar sosial dan penggerak kesejahteraan warga. Suasana duka yang mendalam menyelimuti seluruh elemen masyarakat saat upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah digelar pada Rabu (5/2/2025).

Kabar mengenai Kepala Desa Lilina Ajangale wafat ini langsung memicu gelombang simpati yang masif. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Drs. A. Fajaruddin, M.M., hadir langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kehadiran jajaran tinggi pemerintah daerah ini menjadi penanda konkrit betapa mendiang memiliki posisi terhormat dalam konstelasi pembangunan daerah.

“Beliau adalah sosok pemimpin yang visioner dan berdedikasi tinggi. Beliau telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bone, khususnya Desa Lilina Ajangale,” ungkap Drs. A. Fajaruddin dalam pidato penghormatan terakhirnya.

Sudut pandang humanis mendiang menjadi warisan berharga yang ditinggalkan. Hj. Andi Kartini, yang juga merupakan istri dari mantan Kepala Desa terdahulu, almarhum H. Andi Pananrangi Takka, dikenal sangat dekat dengan urat nadi kehidupan warga. Sepanjang masa jabatannya, ia konsisten mempraktikkan gaya kepemimpinan yang mendengarkan keluh kesah dari bawah, lalu merumuskannya menjadi kebijakan desa yang solutif.

Ratusan pelayat yang memadati area pemakaman menjadi bukti sahih kedekatan tersebut. Mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rekan sejawat sesama kepala desa, hingga perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bone hadir memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat penuh air mata. Kini, tantangan terbesar bagi Desa Lilina Ajangale adalah menjaga keberlanjutan program kesejahteraan yang telah dirintis oleh almarhumah agar tidak terhenti pasca-kepergian sang pemimpin visioner. Dedikasi nyata ini akan tetap hidup, menjadi standar baku dan inspirasi besar bagi generasi penerus pembangunan di Kabupaten Bone.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Trending di RAGAM