Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 6 Jan 2025 14:34 WIB ·

Makan Siang Gratis Mulai Dilaksanakan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal


					<em> Pelajar menyantap makanan saat program makan bergizi gratis. (Foto : Indonesia.go.id)</em> Perbesar

Pelajar menyantap makanan saat program makan bergizi gratis. (Foto : Indonesia.go.id)

Jakarta [DESA MERDEKA] – Pemerintah secara resmi meluncurkan program makan siang atau makan bergizi gratis di seluruh sekolah mulai hari ini, Senin (6 Januari 2025). Program yang menjadi salah satu janji kampanye Presiden Prabowo ini diharapkan mampu meningkatkan gizi anak-anak Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya program ini, tidak hanya untuk kesehatan anak-anak, tetapi juga untuk memulihkan perekonomian daerah. “Program ini akan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan mengutamakan penggunaan bahan baku lokal. Dengan demikian, perputaran uang di daerah akan meningkat signifikan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo memperkirakan program makan siang gratis ini akan mengucurkan dana sebesar Rp 8 miliar per desa per tahun. Dana sebesar itu akan berputar di masyarakat, mulai dari petani yang memasok bahan baku hingga pedagang di pasar lokal.

Meningkatkan Kualitas Gizi Anak

Selain berdampak positif bagi perekonomian, program makan siang gratis juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Dengan asupan nutrisi yang cukup, anak-anak akan lebih sehat dan bersemangat dalam belajar.

BUMDes Jadi Mitra Strategis

Pemerintah melibatkan BUMDes dalam pelaksanaan program makan siang gratis ini. BUMDes diharapkan dapat berperan sebagai pengadaan bahan baku, pengelolaan dapur, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Tantangan dan Harapan

Meskipun program makan siang gratis ini memiliki banyak potensi positif, namun terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti ketersediaan bahan baku berkualitas, pengelolaan logistik yang efektif, dan pengawasan kualitas makanan.

Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan demikian, program makan siang gratis dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang optimal bagi anak-anak Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 185 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Buka Simposium Kanker 2026, Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Deteksi Dini Kanker Jadi Program Bersama

14 Juli 2026 - 06:08 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Desa Dengkol Mengubah Rembug Stunting Menjadi Laboratorium Solusi

24 Juni 2026 - 13:34 WIB

Syarat MCU Bakal Calon Kades Bekasi Kini Lebih Mudah

18 Juni 2026 - 05:20 WIB

Rembug Stunting Desa Kedungboto Bidik Sanitasi dan Gizi

27 Mei 2026 - 12:23 WIB

Trending di KESEHATAN