ULM Terjunkan 733 Mahasiswa Lintas Fakultas untuk Bina Desa Berdampak 2025
Banjarbaru, Kalimantan Selatan [DESA MERDEKA] – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan menerjunkan sebanyak 733 mahasiswa yang terbagi dalam 60 kelompok lintas fakultas untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Bina Desa ULM Berdampak 2025. Program ini merupakan inisiatif utama Tim Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM yang bertujuan menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi pembangunan di pedesaan.
Ketua MKBT Bina Desa, Indira Fitriliyani, menjelaskan bahwa MKBT dirancang sebagai sarana mobilisasi yang efektif untuk mengasah kemampuan kolaborasi dan kerja sama mahasiswa. “Melalui program ini, kami berharap setiap mahasiswa dapat membawa keberdampakan yang nyata di desa tempat mereka mengabdi,” kata Indira di Banjarbaru, Sabtu (29/11/2025).
Mengaplikasikan Ilmu dan Menggali Kebutuhan Masyarakat
Ratusan mahasiswa ini disebar ke 11 kabupaten di Kalimantan Selatan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah secara nyata.
Indira menekankan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat desa merupakan kunci utama keberhasilan program. Mahasiswa diwajibkan untuk aktif menggali kebutuhan mendasar serta merumuskan solusi bersama masyarakat setempat. Hal ini memastikan bahwa setiap inovasi dan program yang dijalankan benar-benar relevan dengan masalah dan potensi desa.
Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie, menegaskan bahwa Bina Desa berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan kebutuhan nyata yang ada di lapangan. Ia menekankan tiga nilai utama yang harus dipegang teguh oleh setiap mahasiswa peserta Bina Desa: integritas, kompetensi, dan kepekaan sosial.
“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan. Mereka tidak hanya membawa teori, tetapi wajib menghadirkan inovasi dan solusi yang benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat desa,” tegas Iwan Aflanie.
Komitmen ULM Mencetak Lulusan Berdampak
Pelepasan 733 mahasiswa ini memperkuat komitmen ULM dalam menghadirkan program pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis semata. Program seperti Bina Desa ULM Berdampak 2025 menjadi bukti bahwa kampus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Program MKBT Bina Desa ULM ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, memastikan bahwa lulusan ULM tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan kolaborasi, dan kemauan untuk turun langsung menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi lintas fakultas, diharapkan solusi yang dihadirkan dapat komprehensif, mencakup berbagai bidang mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga tata kelola lingkungan.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.