Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Sejarah Sumatera Barat (Sumbar) tidak hanya tertulis di buku-buku usang, tetapi juga mengalir dalam nadi pemimpinnya saat ini. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mengejutkan publik saat mengungkap fakta sejarah keluarga yang selama ini tersembunyi. Kakeknya, Abdul Majid, ternyata merupakan sosok kunci di balik layar sebagai ajudan setia Mr. Syafruddin Prawiranegara selama masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Momen emosional ini terungkap saat Vasko melakukan Safari Ramadan di Masjid Tazkir Bela Negara, Nagari Koto Tinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota. Bagi Vasko, kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni birokrasi, melainkan sebuah kepulangan spiritual ke tanah tempat kakeknya dahulu berjibaku menyelamatkan nyawa Republik Indonesia di tengah hutan Gunuang Omeh.
Genetika Pengabdian: Dari Senjata ke Kebijakan
“Hadir di sini, saya merasakan getaran semangat yang luar biasa. Masjid ini adalah saksi bisu kakek saya dan Bapak Syafruddin bersujud serta menyusun strategi perang,” ungkap Vasko dengan nada bergetar.
Fakta ini memberikan perspektif baru bagi masyarakat Sumbar. Posisi Vasko sebagai Wakil Gubernur periode 2025–2030 kini dipandang bukan sekadar hasil kontestasi politik, melainkan sebuah estafet perjuangan. Jika puluhan tahun silam sang kakek bertugas mengawal kedaulatan negara lewat strategi militer, kini sang cucu memikul amanah untuk memulihkan kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan pembangunan.
Masjid Tazkir dan Kenangan Sang “Presiden”
Masjid Tazkir sendiri memiliki nilai historis tinggi. Nama “Tazkir” yang berarti “Kenangan” diberikan langsung oleh Syafruddin Prawiranegara karena kedamaian yang ia rasakan saat salat Subuh di lokasi tersebut selama masa gerilya.
Guna menjaga situs sakral ini, Vasko menyalurkan bantuan rehabilitasi secara simbolis. Ia menegaskan bahwa pembangunan Sumatera Barat ke depan tidak boleh tercerabut dari akar sejarahnya. Pria bersuku Sikumbang bergelar Sutan Nagari Sati ini ingin memastikan bahwa narasi keberanian dari nagari kecil di kaki Gunuang Omeh tetap hidup di benak generasi Z dan milenial.
Visi Modern dengan Fondasi Kuno
Lahir di Jakarta pada 13 Juli 1986, Vasko yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha dan YouTuber melalui kanal Macan Idealis, kini membawa warna baru dalam pemerintahan mendampingi Gubernur Mahyeldi. Perpaduan antara visi ekonomi kreatif yang modern dengan penghormatan mendalam terhadap nilai-nilai sejarah lokal menjadikannya sosok pemimpin yang unik di era baru Sumbar.
Kisah Vasko Ruseimy membuktikan bahwa pengabdian kepada tanah air adalah warisan yang tak pernah usai. Langkahnya membangun nagari-nagari terpencil di Sumbar adalah manifestasi nyata dari pesan leluhurnya: bahwa kedaulatan bangsa harus terus dijaga, baik di medan tempur maupun di meja pemerintahan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.