Sorong, Papua Barat Daya [DESA MERDEKA] – Teka-teki mengenai legitimasi kepengurusan pemuda di provinsi termuda Indonesia akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI resmi menunjuk Dikson Ringo sebagai Ketua Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya yang baru, menggantikan Edi Wijaya Karokaro setelah masa jabatan kepengurusan sebelumnya dinyatakan kedaluwarsa.
Keputusan krusial ini diambil langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI dalam pertemuan terbatas di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Langkah ini menjadi jawaban atas keresahan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) di Sorong Raya yang mempertanyakan keabsahan pengurus lama, mengingat SK perpanjangan sebelumnya telah berakhir pada 17 Januari 2026.
Legitimasi Baru di Provinsi Ke-38
Wakil Ketua DPD PD Papua Barat Daya, Jamal, mengonfirmasi bahwa penunjukan Dikson Ringo yang juga merupakan Wakil Ketua Umum DPP KNPI, bertujuan untuk mempercepat transisi menuju Musyawarah Daerah (Musda) definitif.
“SK perpanjangan masa jabatan caretaker sebelumnya dengan nomor KEP.930/DPP-KNPI/X/2025 sudah berakhir. Ketua Umum telah memerintahkan proses SK caretaker baru agar roda organisasi kembali berjalan sesuai relnya,” ujar Jamal saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (5/2/2026).
Penunjukan ini sekaligus memutus polemik masa jabatan caretaker yang dinilai beberapa OKP telah melampaui batas kewajaran mekanisme organisasi yang seharusnya hanya berkisar 3 hingga 6 bulan.
Sinyal untuk Musda Kota Sorong
Perubahan nakhoda ini berdampak langsung pada agenda kepemudaan di tingkat daerah, termasuk rencana Rapimpurda dan Musda Kota Sorong yang sedang dipersiapkan. Jamal mengingatkan agar seluruh panitia dan pengurus di tingkat kabupaten/kota segera melakukan koordinasi dengan pengurus caretaker yang baru.
“Untuk menjaga legalitas dan legitimasi hasil Musda nanti, sangat disarankan panitia berkonsultasi dengan pengurus di bawah kepemimpinan Bung Dikson Ringo. Jangan sampai agenda besar pemuda justru cacat secara administrasi,” tambahnya.
Dukungan dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda diharapkan dapat mengalir pasca-pengumuman resmi ini, guna mensukseskan agenda Musda Provinsi pertama bagi Papua Barat Daya. Fokus utama pengurus baru kini adalah merangkul kembali seluruh elemen aktivis pemuda demi persatuan di ujung timur Indonesia.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.