Halmahera Selatan, [DESA MERDEKA] — Pasokan listrik yang tak kunjung menyala selama tiga hari tiga malam berturut-turut di wilayah Bacan Barat dan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan, telah menimbulkan kerugian signifikan dan keresahan di kalangan masyarakat. Kondisi ini memicu sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM KANe Malut) yang mendesak evaluasi terhadap kinerja Kepala PLN Bacan, Nurseto.
Pemadaman listrik yang berkepanjangan ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga di beberapa desa, seperti Desa Kusubibi, Desa Nang, Desa Kokotu, Desa Sidopo, dan Desa Jojame. Tanpa penerangan listrik, masyarakat kesulitan menjalankan kegiatan malam hari, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti belajar, bekerja di rumah, atau sekadar berinteraksi. Situasi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi, terutama bagi warga yang bergantung pada listrik untuk usaha kecil atau rumah tangga.
Sekretaris LSM KANe Malut, Alimudin Abdul Fatah, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, pemadaman yang terjadi sudah di luar batas toleransi. “Jika ada gangguan kelistrikan, seharusnya pihak PLN segera turun tangan untuk mencari tahu akar permasalahannya agar listrik bisa secepatnya menyala. Masyarakat di Bacan Barat dan Bacan Barat Utara sangat membutuhkan listrik sebagai penerangan rumah mereka,” tegas Alimudin. Ia menambahkan bahwa PLN tidak seharusnya berdiam diri karena ini adalah tugas dan tanggung jawab mereka untuk memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat.
Alimudin menjelaskan bahwa keluhan ini datang langsung dari warga Bacan Barat dan Bacan Barat Utara kepada dirinya sebagai perwakilan LSM KANe. Ia mengakui bahwa listrik adalah kebutuhan esensial sehari-hari yang sangat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. “Listrik mati satu malam saja sudah terasa berat bagi mereka, apalagi sampai tiga hari. Tentu ini sangat merugikan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, bagi masyarakat pedesaan, kegelapan malam akibat pemadaman listrik terasa begitu nyata. “Satu jam saja listrik padam sudah terasa gelapnya luar biasa, apalagi ini tiga hari tiga malam. Warga sangat berharap pada PLN untuk memenuhi kebutuhan penerangan mereka,” kata Alimudin.
LSM KANe Malut berharap PLN Bacan segera bertindak proaktif dalam menangani masalah pemadaman ini agar keluhan serupa tidak terus terulang. “Kalau mati hanya satu atau dua jam, atau bahkan satu malam, itu masih bisa dimaklumi. Tapi ini sudah tiga hari, bahkan sering mati sampai satu minggu,” ungkap Sekretaris LSM KANe tersebut.
Menyikapi situasi yang merugikan masyarakat ini, Alimudin Abdul Fatah secara tegas meminta PLN Wilayah Ternate untuk segera mengevaluasi Kepala PLN Bacan, Nurseto. “Jika tidak dievaluasi dan pemadaman listrik terus-menerus terjadi seperti ini, akan sangat merugikan warga, khususnya di wilayah Bacan Barat dan Bacan Barat Utara,” pintanya.
Ia bahkan menyarankan agar Kepala PLN Bacan, Nurseto, bila perlu dicopot dari jabatannya jika memang terbukti tidak mampu menjalankan tugasnya. “Jika ditugaskan lagi di tempat lain tanpa ada perbaikan kinerja, dikhawatirkan akan merugikan masyarakat di lokasi tugas yang baru,” pungkas Alimudin, menekankan urgensi tindakan tegas demi pelayanan listrik yang lebih baik bagi masyarakat.
Kontributor: Sardin Adam
Disclaimer Berita:
Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan oleh narasumber dan hasil penyuntingan untuk kepentingan publikasi media daring. Redaksi tidak bertanggung jawab atas interpretasi atau dampak lain yang mungkin timbul dari pemberitaan ini. Kami senantiasa menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan verifikasi dalam setiap pemberitaan. Hak jawab dan koreksi dari pihak terkait akan senantiasa kami akomodasi.

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.