Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 18 Mei 2026 16:17 WIB ·

Tiga Desa Tabalong Penjaga Pasokan Pangan Nasional


					Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, Wabup Tabalong H Muhammad Habib Taufani Alkaf saat meninjau lokasi budidaya jagung pakan di Desa Kasiau Raya Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (16/5/2026). (HO-Pemkab Tabalong) Perbesar

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, Wabup Tabalong H Muhammad Habib Taufani Alkaf saat meninjau lokasi budidaya jagung pakan di Desa Kasiau Raya Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (16/5/2026). (HO-Pemkab Tabalong)

Tabalong, kalimantan Selatan [DESA MERDEKA] Hilir mudik petani di Desa Kasiau Raya, Desa Wirang, dan Desa Simpung Layung pekan ini terasa berbeda. Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, baru saja membuktikan bahwa kedaulatan pangan nasional justru dimulai dari peluh petani di tingkat desa. Lewat panen raya serentak kuartal kedua tahun 2026, tiga desa ini berhasil menyumbang produksi total hingga 8 ton jagung pakan berkualitas.

Sudut pandang menariknya, ketahanan pangan di sini bukan lagi sekadar urusan cangkul dan pupuk di ladang. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keroyokan yang rapi antara Polres Tabalong, Pemerintah Kabupaten, dan para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Di Desa Kasiau Raya misalnya, lahan seluas satu hektare yang dikelola Gapoktan Bina Usaha mampu menghasilkan 2 ton jagung pakan. Ketua Gapoktan Bina Usaha, Joko Syamsudin, mengungkapkan bahwa kunci produktivitas ini ada pada kepastian dukungan hulu ke hilir. Dinas terkait menyokong penuh kebutuhan mendasar petani, mulai dari bantuan bibit, pupuk, herbisida, hingga akses permodalan.

Kepastian ekonomi pun didapat setelah masa tunggu panen selama 115 hari. Para petani tidak perlu lagi menduga-duga harga pasar atau terjebak permainan tengkulak. Jagung pakan hasil panen mereka langsung diserap oleh Bulog dengan harga yang sehat dan pasti, yakni Rp6.400 per kilogram.

“Budidaya jagung pakan ini untuk memotivasi anggota kelompok tani lain agar ikut mendukung peningkatan swasembada pangan,” ujar Joko.

Langkah taktis di level desa ini ternyata bergema hingga ke pusat. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J bersama Wakil Bupati H Habib Muhammad Taufani Alkaf, meninjau langsung ladang subur di Kasiau Raya. Momentum lokal ini tersambung langsung dalam jaringan (daring) bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Gerakan dari ladang-ladang di Tabalong ini menjadi bagian dari agenda besar nasional. Bersamaan dengan panen raya tersebut, dilakukan pula peletakan batu pertama (ground breaking) 10 gudang ketahanan pangan Polri serta peluncuran 166 Sarana Prasarana Pendukung Ketahanan Pangan (SPPG) Polri tahun 2026 yang berpusat di Tuban, Jawa Timur. Desa kini bukan lagi objek, melainkan motor utama sabuk pangan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Buku Register ke WhatsApp: Cara Desa Langlang Mengubah Wajah Posyandu

7 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Ironi Dana Desa Imbanagara Raya Disunat Pusat 2026

7 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Lewat Voli, Warga Fafoe Rawat Kebersamaan Jelang Kemerdekaan

6 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Musyawarah Bendungan Lahor: Kemenangan Persatuan Warga Selorejo

6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ratusan Warga Sindangsari Antusias Kawal Pilkades Digital 2026

30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Menatap Garis Koordinat: Lompatan Sains Spasial dari Pesisir Pringgabaya

30 Juli 2026 - 18:18 WIB

Trending di KABAR