Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 30 Des 2024 05:21 WIB ·

Ternate: Episentrum Pembauran Peradaban, Warisan Leluhur Tetap Hidup


					Ternate: Episentrum Pembauran Peradaban, Warisan Leluhur Tetap Hidup Perbesar

Ternate [DESA MERDEKA] –  Menyambut Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-774, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ternate menggelar dialog budaya dan kebangsaan yang bertajuk “Ternate Episentrum Pembauran Peradaban”.

Berlangsung di gedung Dhuafa Center Ternate pada Kamis (26/12/24), acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pemerintah kota, tokoh masyarakat, akademisi, hingga perwakilan paguyuban.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Ternate, Nuryadin Rachman, secara resmi membuka acara ini, dan Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman, sebagai pembicara kunci. Beliau didampingi oleh dua akademisi dari IAIN Ternate, Prof. Jubair Situmorang, Usman Nomay dan Rinto Taib, yang turut memberikan pandangan mendalam mengenai sejarah dan budaya Kota Ternate.

Dalam paparannya, Rinto Taib, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, menggarisbawahi peran sentral Ternate sebagai pusat peradaban dunia di masa lalu.

Keberagaman budaya masyarakat Ternate yang berasal dari berbagai penjuru dunia, terutama pada masa perdagangan rempah-rempah, telah menjadikan kota ini sebagai melting pot yang unik.

Kejayaan Kesultanan Ternate, khususnya di bawah kepemimpinan Sultan Baabullah, telah menjadikan Ternate sebagai pusat kekuasaan yang berpengaruh di kawasan Nusantara. Relasi sosial dan ekonomi yang terjalin dengan berbagai bangsa telah menciptakan dinamika budaya yang kaya dan humanis,” ujar Rinto.

Lebih lanjut, Rinto menjelaskan bahwa Ternate tidak hanya menarik perhatian dunia karena rempah-rempahnya, tetapi juga karena keterbukaan warganya terhadap budaya asing. Keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang melimpah di Ternate juga menjadi daya tarik tersendiri, seperti yang pernah dirasakan oleh naturalis Inggris, Alfred Russel Wallace.

Erison, Ketua DPD Ikatan Keluarga Minangkabau Kota Ternate

Jejak sejarah Ternate dapat kita temukan di berbagai sudut kota, mulai dari situs-situs bersejarah hingga arsitektur bangunan kolonial yang telah beradaptasi dengan budaya Melayu,” tambahnya.

Sementara kepada awak media, Erison, Ketua DPD Ikatan Keluarga Minangkabau Kota Ternate menilai, melalui dialog budaya ini, FPK Kota Ternate ingin menegaskan kembali pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebhinnekaan yang telah menjadi ciri khas Kota Ternate sejak zaman dahulu. Dirinya berharap, semangat pembauran dan toleransi antar-budaya dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Kota Ternate.(*)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dugaan Fiktif Miliaran Rupiah Dana Desa Loleo: Inspektorat Halsel Didesak Segera Turunkan Tim Investigasi Khusus

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Elvanadi Daftar Pilkades Air Merbau, Bawa Semangat Baru

8 Juni 2026 - 11:34 WIB

Karnaval Sedekah Bumi Desa Pelemgede: Pesta Rakyat Berbudaya

8 Juni 2026 - 09:28 WIB

Kumpul Optimistis Lanjutkan Pembangunan Desa Jejalen Jaya

8 Juni 2026 - 08:42 WIB

APDESI Cup I: Ajang Pemersatu Kepala Desa se-Garut

8 Juni 2026 - 06:55 WIB

Sinergi Logistik Percepat Pembangunan Infrastruktur Halmahera Selatan

5 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di RAGAM