Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 4 Des 2025 17:39 WIB ·

Rumah Warga Gunungsindur Ambruk, Sudah Masuk Data Rutilahu


					Rumah Warga Gunungsindur Ambruk, Sudah Masuk Data Rutilahu Perbesar

Kondisi Lapuk, Rumah Berdinding Bambu di Padurenan Bogor Roboh Jelang Tengah Malam

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Sebuah rumah sederhana berdinding bilik bambu milik warga Kampung Bulak RT 01 RW 05, Desa Padurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, dilaporkan ambruk pada Rabu (3/12/2025) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Rumah yang roboh akibat kondisi yang sudah sangat lapuk tersebut diketahui milik Tatang Marno, warga setempat.

Musibah ini dibenarkan oleh Kanit Satpol PP Kecamatan Gunungsindur, Sugiharto, yang menyebut timnya langsung bergerak cepat melakukan asesmen di lokasi kejadian pada Kamis (4/12/2025).

“Musibah terjadi Rabu malam, rumah tinggal Bapak Marno mengalami runtuh. Hari ini petugas melakukan asesmen di lokasi untuk pendataan,” ujar Sugiharto.

Terdata dalam Program Rutilahu, Realisasi Tahun 2026
Fakta yang terungkap di lapangan menunjukkan bahwa rumah Tatang Marno sebenarnya telah terdata dan diajukan dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun, perbaikan belum sempat terealisasi hingga musibah terjadi.

Kepala Desa Padurenan, Ralih Hidayat, membenarkan kondisi rumah yang sudah sangat rapuh menjadi penyebab utama robohnya bangunan tersebut. Ralih menjelaskan bahwa usulan perbaikan rumah tidak layak huni tersebut baru direncanakan untuk direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026 mendatang.

“Pengajuan perbaikan rumah tidak layak huni sudah diusulkan, tetapi baru terealisasi tahun 2026 mendatang,” jelas Ralih Hidayat.

Meskipun demikian, Pemerintah Desa Padurenan bersama aparatur kecamatan dan lingkungan setempat segera mengambil langkah penanganan awal pascamusibah. Kanit Satpol PP Sugiharto menyebut, Pemcam Gunungsindur telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Padurenan untuk langkah penanganan cepat.

Gotong Royong Warga Jadi Solusi Jangka Pendek
Untuk memberikan bantuan segera kepada korban, Kepala Desa Padurenan mengumumkan rencana aksi gotong royong bersama masyarakat dan pengurus lingkungan.

“Rencananya hari Minggu akan diadakan giat gotong royong bersama warga dan pengurus lingkungan untuk membantu Bapak Marno,” tambah Ralih Hidayat, menunjukkan komitmen desa untuk meringankan beban warganya yang tertimpa musibah.

Data dari Pemdes Padurenan yang diterima oleh Satpol PP Kecamatan Gunungsindur memperkuat bahwa keterlambatan realisasi program Rutilahu menjadi tantangan dalam penanganan rumah-rumah yang sudah rapuh di wilayah tersebut. Musibah ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya percepatan program perbaikan infrastruktur hunian bagi warga prasejahtera.

Informasi SEO
Judul Berita (Maks. 9 Kata): Rumah Warga Gunungsindur Ambruk, Sudah Masuk Data Rutilahu

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 15: Menjaga Alam, Menjaga Budaya

17 Januari 2026 - 16:55 WIB

Kedaulatan Data: Langkah Cirebon Akhiri Drama Bansos Salah Sasaran

17 Januari 2026 - 09:08 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 14: Tantangan Ekonomi

16 Januari 2026 - 09:30 WIB

FORKI Maluku Utara Nyatakan Turnamen “Gokasi Open 2026” Ilegal, Atlet dan Orang Tua Diminta Waspada

15 Januari 2026 - 22:43 WIB

Peristiwa Situjuah: Alarm Sejarah Tentang Persatuan dan Bahaya Pengkhianatan

15 Januari 2026 - 19:52 WIB

Babak Baru Karate Malut: PB FORKI Segera Lantik Kepengurusan Sah Ahmad Assagaf

15 Januari 2026 - 18:02 WIB

Trending di RAGAM