Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KORUPSI · 15 Des 2024 07:11 WIB ·

Payakumbuh Jadi Percontohan Antikorupsi Nasional


					Payakumbuh Jadi Percontohan Antikorupsi Nasional Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kota Payakumbuh menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan terpilih sebagai salah satu daerah percontohan antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan Pemko Payakumbuh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Mahyeldi mengaku bangga karena pesan mengenai pentingnya integritas telah diimplementasikan secara serius oleh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Alhamdulillah, komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih telah dijawab dengan kerja nyata. Kami bangga Payakumbuh mampu berdiri sejajar dengan daerah hebat lainnya di Indonesia,” ujar Mahyeldi di Padang, Sabtu (14/12/2024).

Sejajar dengan Daerah Terbaik di Indonesia
Kota Payakumbuh masuk dalam daftar eksklusif empat daerah percontohan antikorupsi di tanah air. Kota ini bersanding dengan Kota Surakarta (Jawa Tengah), Kabupaten Kulon Progo (DIY), dan Kabupaten Badung (Bali). Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi 18 kabupaten dan kota lainnya di wilayah Sumatera Barat untuk mengadopsi semangat serupa.

Mahyeldi berharap pola kebijakan berbasis integritas ini dapat menular secara masif. Menurutnya, keberhasilan Payakumbuh membuktikan bahwa budaya antikorupsi bukan sekadar slogan, melainkan sistem yang bisa dijalankan secara konsisten di tingkat daerah.

Budaya Antikorupsi Sebagai Tekad Masa Depan
Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari jajaran internal pemko, Forkopimda, dukungan pemerintah provinsi, hingga masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar prestasi ini tidak membuat jajarannya berpuas diri.

“Ini bukan akhir perjalanan. Masih banyak tantangan yang harus kita tuntaskan bersama. Tekad kami ke depan adalah memastikan perilaku antikorupsi benar-benar membudaya pada setiap penyelenggara negara di Payakumbuh,” tutur Suprayitno.

Capaian sebagai kota percontohan ini menjadi bukti nyata bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam melayani masyarakat. Payakumbuh kini resmi menjadi rujukan nasional dalam upaya pemberantasan korupsi di lingkup pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dana Desa Jadi Bank Pribadi, Kades Tuhegeo II Ditahan

18 Januari 2026 - 07:06 WIB

Dana Desa Banaran Kulon Kembali, Keadilan Tak Sekadar Penjara

17 Januari 2026 - 19:11 WIB

Skandal Dokumen Palsu Tol Bandara Kediri Kuras Rp133 Miliar

17 Januari 2026 - 13:17 WIB

Dana Desa Cilangkara Disorot, Sekdes Pilih Bungkam Seribu Bahasa

9 Januari 2026 - 18:22 WIB

HMI Ultimatum Kejari Pelalawan: Tersangka Korupsi Pupuk atau Kejati!

9 Januari 2026 - 08:16 WIB

Lawan Korupsi, Pemkab Sampang Wajibkan Perangkat Desa Punya Rekening

8 Januari 2026 - 10:40 WIB

Trending di KORUPSI