Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KOPDES MP · 23 Mei 2025 21:05 WIB ·

Optimis! 38 Koperasi Desa Merah Putih Sigi Siap Majukan Ekonomi Desa


					Dr. Darwin Damanik menjelaskan potensi Koperasi Desa Merah Putih dalam memberdayakan ekonomi desa. Perbesar

Dr. Darwin Damanik menjelaskan potensi Koperasi Desa Merah Putih dalam memberdayakan ekonomi desa.

Sigi, Sulteng [DESA MERDEKA]Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Hingga saat ini, sebanyak 38 koperasi telah resmi terbentuk di berbagai desa di Kabupaten Sigi, menandai langkah maju dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dari tingkat paling bawah. Pembentukan koperasi ini diawali melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae, dalam keterangannya di Desa Bora, Jumat, menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Sigi berperan sebagai Satuan Tugas (Satgas) dalam proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini. “Sudah ada 38 Koperasi Desa Merah Putih yang terbentuk di Kabupaten Sigi,” ujarnya. Rizal juga menargetkan bahwa seluruh proses pembentukan koperasi ini akan rampung pada bulan Mei mendatang, dengan total 176 Koperasi Desa Merah Putih diharapkan sudah memiliki akta notaris pada Juni 2025.

Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan mengelola dana hingga Rp5 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk mengembangkan sektor potensial di Sigi, yaitu pertanian dan pariwisata. “Koperasi ini harus mampu menjadi pendukung dari pengembangan pertanian dan pariwisata di Sigi pada masa mendatang,” tegas Rizal. Dengan demikian, Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga entitas bisnis yang aktif mendukung pertumbuhan sektor-sektor kunci di pedesaan.

Namun, pembentukan koperasi ini tidak lepas dari tantangan. Rizal menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pendirian serta pengelolaan koperasi di masing-masing desa. Pemerintah desa didorong untuk lebih kreatif dalam menyediakan infrastruktur digital, termasuk memanfaatkan layanan internet satelit yang kini semakin terjangkau bagi desa-desa yang belum memiliki akses internet konvensional. Selain itu, komitmen untuk mengasah kemampuan pengurus melalui pelatihan, kursus, dan beasiswa pendidikan di bidang yang relevan juga menjadi perhatian utama.

Integritas pengurus Koperasi Desa Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga menjadi prioritas. “Pemdes harus perlu memastikan para pengurus Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes untuk memelihara integritas yakni dengan melakukan pengawasan yang ketat dalam menutup celah penyelewengan,” pesan Rizal. Hal ini untuk memastikan bahwa dana dan aset koperasi dikelola dengan benar dan tidak disalahgunakan.

Koperasi Desa Merah Putih merupakan perwujudan program Astacita dari Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan mewujudkan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi. Dengan melibatkan semua pihak untuk bersinergi, koperasi ini diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan ekonomi kerakyatan di setiap daerah, memberikan dampak langsung dan positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Seni Mengolah Keterbatasan Menjadi Modal Utama Koperasi Lodoyong

20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Modal Integritas: Senjata Rahasia Koperasi Lodoyong Dobrak Pasar

20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Kunci Sukses Koperasi Lodoyong: Pilih Figur Pemimpin yang ‘Ceto’

19 Mei 2026 - 19:22 WIB

Siasat Titip Jual Koperasi Lodoyong: Bisnis Minim Modal Hasil Maksimal

19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Strategi Hadapi Perang Dagang Akar Rumput Versi Koperasi Lodoyong

18 Mei 2026 - 13:48 WIB

Trending di KOPDES MP