Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 8 Feb 2026 16:02 WIB ·

Mikhayla Edelweis: Srikandi Muda Ajibarang Menuju Sabuk Hitam Dunia


					Mikhayla Edelweis: Srikandi Muda Ajibarang Menuju Sabuk Hitam Dunia Perbesar

Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Gelanggang GOR Satria Purwokerto kembali menjadi saksi bisu ketangguhan Mikhayla Edelweis Giska (15). Siswi SMP Negeri 3 Ajibarang ini sukses mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1 kelas Kyorugi Under 47 kg dalam ajang Popda dan Kejurkab VII Taekwondo Banyumas 2026 yang berakhir pada 7 Februari kemarin.

Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan sesaat. Bagi remaja yang bernaung di bawah Banyumas Taekwondo Klub (BTK) Ajibarang ini, medali emas tersebut adalah buah dari konsistensi yang ia bangun sejak kelas 3 sekolah dasar. Di bawah asuhan pelatih Sabeum Tikno, Mikhayla kini tengah bersiap menghadapi transisi besar dalam kariernya: ujian kenaikan sabuk hitam tahun ini.

Dominasi Tanpa Henti di Berbagai Level
Catatan prestasi putri pasangan Giri Ratomo dan Siska ini tergolong impresif. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, Mikhayla tercatat hampir tidak pernah pulang dengan tangan hampa dari setiap turnamen yang diikuti.

Mulai dari medali perak di ajang internasional Jogjakarta Sport Tourism Taekwondo Open, medali emas Piala DPR RI, hingga sukses di Kapolda Cup. Fleksibilitasnya bertarung di kelas under 44 kg maupun under 47 kg menunjukkan kapasitas fisik dan teknik yang di atas rata-rata atlet seusianya.

Dukungan Keluarga: Kunci Mental Juara
Ayah Mikhayla, Giri Ratomo, yang berprofesi sebagai dokter hewan, menyebutkan bahwa kunci ketenangan putrinya di atas matras adalah kebebasan dalam menekuni hobi. “Sebagai orang tua, kami hanya memberikan dukungan penuh pada apa yang ia cintai. Taekwondo telah membentuk disiplinnya,” ungkap Giri.

Dukungan emosional ini terbukti krusial mengingat kompetisi tahun ini diikuti oleh 468 peserta dari seluruh penjuru Banyumas. Persaingan yang semakin ketat justru menjadi panggung bagi Mikhayla untuk menunjukkan mentalitas juara yang stabil.

Peta Persaingan Taekwondo Banyumas
Ketua panitia, Arif, mencatat adanya lonjakan antusiasme yang luar biasa pada kejuaraan tahun ini. Meski Taekwondo Satria Soebandi keluar sebagai juara umum, performa individu atlet dari wilayah seperti Ajibarang menunjukkan bahwa pembinaan taekwondo di Banyumas sudah merata hingga ke tingkat kecamatan.

Keberhasilan Mikhayla diharapkan menjadi standar baru bagi atlet muda lainnya di “Bumi Wali”. Bahwa dengan ketekunan, seorang siswi dari sekolah kecamatan pun mampu berbicara banyak di level nasional bahkan internasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPR dan Paramadina Bedah Masa Depan Pendidikan Era AI

21 Juli 2026 - 18:29 WIB

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Anak Salatiga Naik Angkot, Berburu Rempah di Ambarawa

7 Juli 2026 - 20:26 WIB

Trending di PENDIDIKAN