Blitar [DESA MERDEKA] – Maraton musyawarah khusus yang digagas Camat Garum membuahkan hasil signifikan. Pemerintah kelurahan dan desa di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bergerak cepat membentuk Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP), dengan Kelurahan Tawangsari menjadi pelopor dengan menggelar musyawarah di malam hari.
Terobosan ini dimulai pada Selasa, 20 Mei 2025, di Balai Desa Tawangsari. Dalam suasana penuh antusiasme, kepengurusan Koperasi Merah Putih Kelurahan Tawangsari Garum berhasil terbentuk. Langkah ini menunjukkan keseriusan pihak desa dalam menyikapi imbauan Camat Garum untuk segera mewujudkan koperasi di setiap desa dan kelurahan.
Estafet musyawarah berlanjut keesokan harinya, Rabu, 21 Mei 2025. Pukul 09.00 WIB, Kelurahan Sumberdiren menggelar musyawarah kelurahan khusus yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, lembaga desa, hingga perwakilan kader dan organisasi kemasyarakatan. Uniknya, dominasi ibu-ibu aktivis perempuan turut mewarnai jalannya musyawarah, menandakan peran aktif mereka dalam pembangunan ekonomi desa.

Tidak berselang lama, pada pukul 10.00 WIB, Kelurahan Garum juga menyelenggarakan musyawarah serupa. Semangat kebersamaan dan fokus pada penguatan ekonomi desa terlihat jelas. Menjelang azan zuhur, kedua kelurahan ini berhasil membentuk kepengurusan awal Kopdes Merah Putih di wilayah masing-masing.
Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih menjadi fokus utama musyawarah ini. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kelembagaan desa. Koperasi dipandang sebagai wadah efektif untuk mengelola potensi lokal dan memberikan manfaat langsung kepada anggota.
Seluruh rangkaian kegiatan musyawarah di tiga kelurahan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara Muskelsus oleh para pihak terkait. Hal ini menjadi bentuk legalitas dan komitmen bersama dalam pendirian Koperasi Desa Merah Putih.
Dengan terbentuknya koperasi ini, diharapkan roda perekonomian desa semakin kuat dan mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Inisiatif ini juga diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.