Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 6 Jun 2024 11:21 WIB ·

Klarifikasi Pembangunan Wisata Desa Pandansari: Menuju Pemahaman yang Lebih Baik


					Klarifikasi Pembangunan Wisata Desa Pandansari: Menuju Pemahaman yang Lebih Baik Perbesar

Purbalingga (DESA MERDEKA) – Baru-baru ini, beredar pemberitaan di media online yang berjudul “Proyek Wisata Mangkrak Diduga Kerugian Negara mencapai Ratusan Juta Rupiah”. Beritanya berisi tentang pembangunan wisata di Desa Pandansari yang dirasa mangkrak, tidak sesuai harapan, dan berpotensi merugikan negara.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Pandansari, Ridi, mengeluarkan surat klarifikasi pada Selasa (4/6/2024). Dalam surat tersebut, Ridi menyatakan bahwa isi pemberitaan tersebut tidak berdasar dan menyesatkan.

Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana: Ridi menegaskan bahwa pembangunan Desa Wisata Pandansari sudah berjalan sesuai dengan perencanaan dan realisasi. Hal ini telah melalui konsultasi dengan OPD terkait dan dinyatakan tidak ada masalah.
Keberatan terhadap Pemberitaan: Ridi keberatan dengan nada pemberitaan yang menyudutkan dan tidak berimbang. Ia juga siap dikonfirmasi dan divalidasi terkait kebenaran isi berita tersebut.
Penjelasan Poin-poin Keberatan: Dalam surat klarifikasinya, Ridi menjelaskan secara detail poin-poin keberatannya terhadap pemberitaan, seperti:

    Pembangunan wisata tidak mangkrak dan terus berjalan.
    Penggunaan dana desa (DD) sudah sesuai dengan perencanaan dan RAB.
    Jaringan kabel listrik yang tergeletak di tanah sudah diperbaiki.
    Pelibatan BUMDes dan Pokdarwis dalam proses pembangunan.
    Pengalihan kegiatan pos anggaran ketahanan pangan untuk pembangunan jalan wisata sudah melalui prosedur yang sah.

Harapan Ridi:
Ridi berharap dengan adanya klarifikasi ini, semua pihak dapat memahami konteks permasalahan dengan lebih baik dan tidak ada lagi kesalahpahaman yang berimplikasi negatif terhadap keberlangsungan pembangunan Desa Pandansari.

Pentingnya Klarifikasi dan Dialog:
Kasus ini menjadi pengingat bahwa klarifikasi dan dialog yang terbuka dan konstruktif sangatlah penting untuk menyelesaikan kesalahpahaman dan memastikan informasi yang disampaikan kepada publik adalah akurat dan berimbang. Media massa dan pemerintah desa perlu bekerja sama untuk membangun komunikasi yang baik dan transparan, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan pembangunan desa dapat berjalan dengan lebih optimal

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjaga NKRI dari Mushola Desa di Kaki Perbukitan Ponorogo

19 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Sambut Sumpah Pemuda, IPP Bhirawa Yudha Bersama Pemdes Bancar Gelar Jalan Santai

19 Oktober 2026 - 09:06 WIB

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Trending di KABAR DESA