Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Mar 2025 09:53 WIB ·

Jalan Menuju Kantor Bupati TTS Gelap, Warga Keluhkan Minimnya Penerangan


					Kondisi jalan menuju kantor Bupati TTS yang gelap gulita pada malam hari, Rabu (12/3/2025). Perbesar

Kondisi jalan menuju kantor Bupati TTS yang gelap gulita pada malam hari, Rabu (12/3/2025).

SoE [DESA MERDEKA] – Kondisi jalan menuju kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) yang gelap gulita pada malam hari dikeluhkan warga Kota SoE. Minimnya penerangan akibat lampu jalan yang rusak dan tidak berfungsi menimbulkan keresahan dan kekhawatiran bagi pengguna jalan, terutama di jalur dua.

Okmar Nenosaban, warga Kelurahan Kesetnana, mengungkapkan bahwa kondisi gelap di sepanjang jalur dua, dari depan Rumah Sakit Ibu dan Anak hingga kantor bupati, menciptakan suasana menyeramkan dan rawan kecelakaan. Ia berharap pemerintah kabupaten segera memperbaiki penerangan jalan.

“Setiap malam saya lewat jalur ini, gelap sekali dan menyeramkan. Kami harap Bupati dan Wakil Bupati baru segera memperhatikan kondisi ini,” ujar Okmar, Rabu (12/3/2025) malam.

Selain mengganggu kenyamanan, kondisi gelap tersebut juga berpotensi meningkatkan kerawanan keamanan. Okmar juga mengkritik aspek estetika kota. “Bayangkan, kantor bupati sebagai simbol pemerintahan, tapi gelap setiap malam. Ini tidak indah,” kritiknya.

Warga lainnya, Hamer Elik dari Kelurahan Karag Siri, menambahkan bahwa selain lampu jalan yang rusak, terdapat dua titik jalan yang rusak dan tergenang air bercampur lumpur saat hujan. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan.

“Sudah gelap, ada air dan lumpur di jalan. Ini sangat rawan kecelakaan,” kata Hamer.

Berdasarkan pantauan, dari 42 lampu jalan di sepanjang jalur dua, hanya 13 yang berfungsi, sementara 29 lainnya rusak dan tidak menyala. Warga berharap dinas terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaiki penerangan jalan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 549 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM