Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 13 Mar 2025 09:53 WIB ·

Jalan Menuju Kantor Bupati TTS Gelap, Warga Keluhkan Minimnya Penerangan


					Kondisi jalan menuju kantor Bupati TTS yang gelap gulita pada malam hari, Rabu (12/3/2025). Perbesar

Kondisi jalan menuju kantor Bupati TTS yang gelap gulita pada malam hari, Rabu (12/3/2025).

SoE [DESA MERDEKA] – Kondisi jalan menuju kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) yang gelap gulita pada malam hari dikeluhkan warga Kota SoE. Minimnya penerangan akibat lampu jalan yang rusak dan tidak berfungsi menimbulkan keresahan dan kekhawatiran bagi pengguna jalan, terutama di jalur dua.

Okmar Nenosaban, warga Kelurahan Kesetnana, mengungkapkan bahwa kondisi gelap di sepanjang jalur dua, dari depan Rumah Sakit Ibu dan Anak hingga kantor bupati, menciptakan suasana menyeramkan dan rawan kecelakaan. Ia berharap pemerintah kabupaten segera memperbaiki penerangan jalan.

“Setiap malam saya lewat jalur ini, gelap sekali dan menyeramkan. Kami harap Bupati dan Wakil Bupati baru segera memperhatikan kondisi ini,” ujar Okmar, Rabu (12/3/2025) malam.

Selain mengganggu kenyamanan, kondisi gelap tersebut juga berpotensi meningkatkan kerawanan keamanan. Okmar juga mengkritik aspek estetika kota. “Bayangkan, kantor bupati sebagai simbol pemerintahan, tapi gelap setiap malam. Ini tidak indah,” kritiknya.

Warga lainnya, Hamer Elik dari Kelurahan Karag Siri, menambahkan bahwa selain lampu jalan yang rusak, terdapat dua titik jalan yang rusak dan tergenang air bercampur lumpur saat hujan. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan.

“Sudah gelap, ada air dan lumpur di jalan. Ini sangat rawan kecelakaan,” kata Hamer.

Berdasarkan pantauan, dari 42 lampu jalan di sepanjang jalur dua, hanya 13 yang berfungsi, sementara 29 lainnya rusak dan tidak menyala. Warga berharap dinas terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaiki penerangan jalan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 463 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Unik, Desa Keretak di Bangka Tengah Rayakan Empat Kali Lebaran

25 Januari 2026 - 08:00 WIB

Situbondo Hidupkan Jalur 1.000 KM Lewat Festival Anyer-Panarukan

25 Januari 2026 - 03:12 WIB

Fadli Zon Aktifkan Museum Syafe’i: Pionir Pendidikan Karakter Bangsa

24 Januari 2026 - 20:32 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 18: Pendidikan untuk Semua

24 Januari 2026 - 14:37 WIB

Kolaborasi DKI-Malut: Ahmad Assagaf Resmi Gabung Anggota PPAD

22 Januari 2026 - 19:14 WIB

Cara Gubernur Babel Jinakkan Inflasi, Bagi-bagi 150 Ribu Bibit Cabai ke Dapur Warga

21 Januari 2026 - 19:22 WIB

Trending di RAGAM