Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 25 Apr 2025 17:17 WIB ·

Impian SMPN Mustikasari: Warga Tak Lelah “Mengetuk Pintu”


					Impian SMPN Mustikasari: Warga Tak Lelah “Mengetuk Pintu” Perbesar

Bekasi [DESA MERDEKA] – Keluhan lama warga Kelurahan Mustikasari, Bekasi, mengenai ketiadaan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di wilayah mereka akhirnya sampai ke Pemerintah Kota Bekasi. Lurah Mustikasari, Djunaidi Abdillah, menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal dengan “mengetuk semua pintu” instansi terkait. Upaya ini meliputi penyampaian aspirasi kepada DPRD, Dinas Pendidikan, hingga tingkat kecamatan. Tujuannya jelas, agar Mustikasari tidak lagi menjadi “zona kosong” SMPN.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi resmi terkait kebutuhan mendesak ini. Bahkan, lahan yang strategis dan representatif pun sudah kami siapkan, lokasinya dekat dengan kantor kelurahan. Sekarang, keputusan sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Kota,” ujar Djunaidi dengan nada penuh harap pada Rabu (24/4/2025).

Lurah Mustikasari, Djunaidi Abdillah

Selama ini, para siswa Mustikasari yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke SMP negeri terpaksa menempuh perjalanan yang cukup jauh hingga ke kecamatan tetangga. Selain menambah beban biaya transportasi bagi keluarga, jarak tempuh yang tidak sedikit tersebut seringkali menjadi salah satu faktor pemicu putus sekolah di kalangan siswa.

Lebih lanjut, Djunaidi memastikan bahwa proposal pembangunan SMPN di Mustikasari telah memasuki tahapan penting. Saat ini, proposal tersebut sedang dalam proses verifikasi lahan dan kajian kebutuhan yang mendalam oleh pihak terkait. “Kami akan terus aktif menagih perkembangan proposal ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemerintah Kota Bekasi. Besar harapan kami, anggaran untuk pembangunan SMPN Mustikasari sudah dapat diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan,” tuturnya dengan optimisme.

Sementara itu, Sariyanto, seorang tokoh masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) setempat, menekankan bahwa kehadiran SMPN di Mustikasari bukan hanya sekadar pemenuhan fasilitas pendidikan. Lebih dari itu, menurutnya, SMPN merupakan simbol pemerataan pendidikan bagi seluruh warga. “Mustikasari ini dihuni oleh lebih dari 12 ribu jiwa. Sangat ironis jika satu pun SMP negeri tidak ada di wilayah kami,” keluhnya dengan nada prihatin.

Meskipun Pemerintah Kota Bekasi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aspirasi warga Mustikasari ini, Lurah Djunaidi berjanji tidak akan berhenti berjuang. Ia akan terus melakukan upaya pendekatan dan memberikan tekanan kepada pihak-pihak terkait hingga impian warga Mustikasari terwujud, yaitu dengan berdirinya dan terpasangnya papan nama “SMPN Mustikasari” di atas lahan yang telah disiapkan. Perjuangan warga Mustikasari untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak terus berlanjut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menyongsong Indonesia Emas 2045,Penting Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

22 Juli 2026 - 21:43 WIB

DPR dan Paramadina Bedah Masa Depan Pendidikan Era AI

21 Juli 2026 - 18:29 WIB

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Trending di PENDIDIKAN