Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 2 Jan 2026 15:15 WIB ·

Harmoni Plosokandang: Kejutan Ulang Tahun Penguat Solidaritas Pelayanan Publik


					Exif_JPEG_420 Perbesar

Exif_JPEG_420

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Di tengah kaku dan formalnya birokrasi pemerintahan desa, Balai Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan sisi lain yang menyentuh. Pada Jumat (2/1/2026), rutinitas administrasi awal tahun berubah menjadi momen emosional saat seluruh perangkat dan staf memberikan kejutan ulang tahun ke-54 bagi Kepala Desa Plosokandang, Agus Waluya.

Momen ini bukan sekadar seremoni tiup lilin, melainkan sebuah simbol kuat tentang bagaimana kekeluargaan di lingkungan kerja menjadi bahan bakar utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Perayaan rahasia yang dimulai tepat saat Agus tiba di kantor ini menjadi bukti bahwa hubungan antara pemimpin dan staf di Plosokandang telah melampaui batas profesionalisme formal.

Kepemimpinan Berbasis Kekeluargaan
Kepala Desa Agus Waluya, yang tampak haru saat lagu “Selamat Ulang Tahun” bergema, menyatakan bahwa sinergi emosional adalah kunci utama membangun desa. Ia mengakui bahwa meski situasi tahun ini terasa penuh tantangan, dukungan dari jajaran perangkat desa dan warga tetap menjadi kekuatannya.

“Perangkat desa bukan sekadar rekan kerja, mereka adalah keluarga. Kekompakan inilah modal utama kami dalam melayani masyarakat. Saya berharap kita tetap solid dan menjadi pelayan masyarakat yang amanah,” ungkap Agus dengan nada bergetar.

Sinergi untuk Perubahan Positif
Sekretaris Desa Plosokandang, Muhammad Adzim Kusuma, mewakili staf lainnya menyerahkan kenang-kenangan sederhana sebagai simbol apresiasi atas dedikasi sang Kades. Menurut Adzim, di usia ke-54 ini, sosok Agus diharapkan tetap sabar dan sehat dalam membawa perubahan positif bagi Desa Plosokandang.

Sinergi antara pemimpin dan pamong desa ini dianggap penting untuk menjaga stabilitas desa agar tetap rukun dan maju. Pasca-tasyakuran singkat tersebut, suasana Balai Desa justru terasa lebih segar. Para perangkat kembali ke meja pelayanan dengan semangat baru, menunjukkan bahwa kebahagiaan internal organisasi berdampak langsung pada keramahan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto ini menjadi pengingat bahwa di balik tumpukan berkas administrasi, ada relasi manusiawi yang harus tetap dirawat demi kemajuan sebuah desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM