Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 22 Mei 2025 11:43 WIB ·

Gubernur Kalteng: Sinergi Desa Kunci Kemajuan Bumi Tambun Bungai


					Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran (kanan) saat memimpin Apel Besar Pemerintahan Desa se-Kalimantan Tengah dan memberikan gelar kehormatan adat kepada Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (kiri) di Palangka Raya. Perbesar

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran (kanan) saat memimpin Apel Besar Pemerintahan Desa se-Kalimantan Tengah dan memberikan gelar kehormatan adat kepada Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (kiri) di Palangka Raya.

Palangka Raya [DESA MERDEKA]Guna mewujudkan visi pembangunan yang dimulai dari tingkat akar rumput, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memimpin langsung Apel Besar jajaran Pemerintahan Desa se-Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya, pada Kamis pagi (22/5/2025) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pusat dan daerah.

Apel akbar ini dihadiri oleh beragam elemen penting, mulai dari para Camat, Lurah, Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga para Damang dan Mantir se-Kalteng. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan “Bumi Tambun Bungai” dari desa.

Uniknya, apel diawali dengan prosesi sakral pemberian Gelar Kehormatan Adat Dayak. Gubernur Agustiar Sabran, yang juga merupakan Ketua Umum Dewan Adat Dayak, menganugerahkan gelar tersebut kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI dan sejumlah anggota Forkopimda. Upacara adat ini tak hanya menjadi bagian dari penghormatan budaya, tetapi juga simbol kepercayaan masyarakat Kalteng.

Menko Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menjadi salah satu penerima gelar kehormatan adat yang istimewa: “Mantir Hai Panambahan, Antang Habarun Sangkalemu, Batutuk Bulau Basilu Batu, Rangkang Duhung Pasihai, Tetes Rantai Kamara Ambu, Ngajang Lewu Mandereh Danum”. Gelar panjang ini memiliki makna mendalam, menggambarkan sosok pemimpin yang arif, bijaksana, dan mampu menjaga ketahanan pangan demi kemakmuran serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Pemberian gelar adat ini lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah bentuk penghormatan dan kepercayaan bahwa para penerima gelar akan membawa kemajuan, menjaga keharmonisan, serta berkontribusi besar dalam membangun Kalteng yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Usai prosesi adat, Gubernur Kalteng dalam sambutannya menekankan krusialnya sinergi dan peran aktif seluruh elemen pemerintahan. “Apel besar ini bukan hanya simbol sinergi, tetapi juga wujud komitmen kita bersama dalam membangun Kalimantan Tengah yang bermartabat, maju dan sejahtera,” ujar Gubernur dengan tegas.

Ia juga menggarisbawahi posisi strategis para pemangku peran di tingkat lokal. “Camat, lurah, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Damang adalah ujung tombak pemerintahan,” tegasnya. “Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, menjadi garda terdepan dalam menyampaikan kebijakan dan menjaga ketertiban serta keharmonisan sosial di wilayah masing-masing.”

Apel besar yang sarat makna ini ditutup dengan penghormatan kepada seluruh peserta, menandai semangat baru dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai. Harapannya, melalui sinergi pemerintahan desa Kalimantan Tengah yang kuat, pembangunan yang merata dan berkelanjutan dapat terwujud.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Data dan Rapat Maraton Kunci Pemulihan Sumbar

6 Maret 2026 - 21:11 WIB

Desa Ekspor: Strategi Mendes Yandri Dongkrak Ekonomi Lokal

6 Maret 2026 - 19:14 WIB

Siasat Cerdas Schuster: Alasan Ilmuwan Belanda Bungkam Soal Mr. X

6 Maret 2026 - 16:09 WIB

Hikmah dari Seekor Ikan: Belajar Menjaga Lidah dari Gus Sentot

6 Maret 2026 - 15:42 WIB

Wagub Vasko Puji Semangat Gen Z Makmurkan Masjid

5 Maret 2026 - 10:16 WIB

Gubernur Mahyeldi Kejutan Sahur di Rumah Triplek Sawahlunto

5 Maret 2026 - 10:07 WIB

Trending di RAGAM