Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 29 Okt 2024 10:40 WIB ·

Desa Parang Buktikan Transparansi Adalah Investasi Kepercayaan Masyarakat


					Desa Parang Buktikan Transparansi Adalah Investasi Kepercayaan Masyarakat Perbesar

Jepara, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Di tengah skeptisisme publik terhadap pengelolaan anggaran desa, Desa Parang di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, justru muncul dengan anomali positif. Desa ini berhasil membuktikan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan “senjata utama” untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan tepat sasaran.

Pemerintah Desa Parang kini menjadi role model dalam penerapan akuntabilitas radikal. Petinggi Desa Parang, Zaenal, menegaskan bahwa orientasi utama mereka bukan sekadar menghabiskan anggaran APBDesa, melainkan memastikan setiap rupiah berubah menjadi bangunan fisik yang bermutu tinggi.

“Demi kesejahteraan bersama, kami memaksimalkan realisasi anggaran sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes). Namun, yang paling krusial bagi kami adalah mengutamakan kualitas bangunannya,” ujar Zaenal saat ditemui di Karimunjawa.

Melibatkan Warga Sejak “Titik Nol”
Hal yang membedakan Desa Parang dengan wilayah lain adalah pelibatan aktif warga yang bukan sekadar formalitas. Dalam beberapa tahun terakhir, proyek strategis seperti pengerasan jalan desa, normalisasi drainase, hingga pembangunan fasilitas umum diselesaikan dengan pengawasan langsung dari masyarakat.

Sekretaris Desa Parang, Suyadi, mengungkapkan bahwa transparansi adalah cara mereka “membeli” kepercayaan warga. Segala detail proyek, mulai dari lokasi, sumber dana, nilai anggaran, hingga target volume fisik, dipampang secara terbuka di ruang publik yang mudah diakses.

“Kami percaya transparansi adalah kunci kepercayaan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, kami menjamin proyek tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga,” jelas Suyadi.

Kepatuhan Regulasi: Antitesis Korupsi
Sudut pandang menarik lainnya adalah konsistensi Pemerintah Desa Parang dalam mematuhi hierarki aturan, mulai dari regulasi pusat hingga peraturan bupati. Kepatuhan ini bukan dianggap sebagai kekakuan birokrasi, melainkan langkah protektif untuk menghindari penyimpangan anggaran.

Keberhasilan Desa Parang memberikan pelajaran berharga bagi ribuan desa lainnya di Indonesia. Di daerah kepulauan seperti Karimunjawa yang memiliki tantangan logistik tinggi, komitmen terhadap kualitas dan kejujuran menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Desa Parang telah menunjukkan bahwa jika kepercayaan rakyat sudah digenggam, maka pembangunan seberat apa pun akan terasa lebih ringan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 153 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA