Bangka Tengah [DESA MERDEKA] – Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi tujuan studi tiru bagi puluhan kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh Kepulauan Bangka Belitung. Kunjungan pada Rabu (18/6) ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan wawasan aparatur desa demi mendorong pembangunan berbasis inovasi dan ketahanan pangan.
Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bangka Belitung, Tarmin, menjelaskan pemilihan Desa Namang sebagai lokasi studi tiru. “Desa Namang telah meraih berbagai prestasi di tingkat nasional, menjadikannya contoh ideal. Keberhasilan ini meliputi status desa berketahanan pangan dan iklim, pengelolaan bank sampah yang efektif, hingga pengembangan ekowisata Hutan Pelawan berbasis partisipasi masyarakat,” ungkap Tarmin.
Kepala Desa Namang, Zaiwan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan pertemuan ini sebagai wadah penting untuk berbagi wawasan mengenai tata kelola desa, khususnya dalam aspek ketahanan pangan dan iklim. “Aktivitas tambang di Bangka Belitung berdampak langsung pada lingkungan dan iklim. Ini menjadi perhatian dunia, dan sebagai Kepala Desa Namang, saya berkomitmen kuat untuk menjaga kelestarian Hutan Pelawan,” kata Zaiwan.
Pemerintah Desa Namang, lanjut Zaiwan, senantiasa membuka diri untuk belajar dan berbagi pengalaman demi kemajuan desa-desa di Indonesia. “Kami akan terus belajar dan memperbaiki diri demi kemajuan berkelanjutan Desa Namang,” tegasnya.
Diharapkan, studi tiru ini dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi desa-desa lain di Bangka Belitung. Dengan meniru praktik-praktik terbaik dari Desa Namang, aparatur desa dapat mengimplementasikan program-program inovatif yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan dan iklim di wilayah mereka. Kunjungan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar desa dalam mencapai visi pembangunan yang berkelanjutan.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.