Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KORUPSI · 30 Jun 2025 23:47 WIB ·

Bimtek Rp 924 Juta: Dana Desa Langsa Amblas di Takengon


					Bimtek Rp 924 Juta: Dana Desa Langsa Amblas di Takengon Perbesar

Kota Langsa [DESA MERDEKA] Dana desa dari 66 gampong di Kota Langsa dikabarkan terkuras hingga mendekati Rp 1 miliar demi mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan ini, yang diselenggarakan oleh lembaga Senantiasa Benderang Gemilang Indonesia, berlangsung di Pakside Petro Gayo Hotel, Aceh Tengah, dimulai pada Senin, 30 Juni 2025.

Menurut salah seorang Keuchik di Langsa yang enggan disebutkan namanya, setiap desa diminta mengirimkan dua peserta, yaitu Keuchik dan Ketua TP PKK Gampong. Biaya yang dibebankan pun tidak sedikit, mencapai Rp 7 juta per peserta, atau total Rp 14 juta per desa. Dengan jumlah desa di Langsa yang mencapai 66 gampong, total anggaran yang terkuras mencapai Rp 924 juta, seluruhnya bersumber dari dana desa.

“Iya, pembukaan Bimtek hari Senin, 30 Juni 2025, kegiatan di Takengon,” ujar Keuchik tersebut saat dikonfirmasi AJNN.

Biaya fantastis untuk pelatihan singkat ini sontak menuai pertanyaan publik. Terutama, soal urgensi, efektivitas, dan transparansi penggunaan dana desa. Banyak pihak mempertanyakan apakah kegiatan semacam ini benar-benar memberikan dampak langsung terhadap pembangunan gampong, atau hanya sekadar formalitas yang menguras anggaran masyarakat.

Kritik terhadap kegiatan Bimtek yang menghabiskan banyak anggaran bukan hal baru. Seringkali, kegiatan semacam ini dianggap sebagai pemborosan, terutama jika tidak disertai dengan evaluasi manfaat yang jelas dan pelaporan yang akuntabel kepada masyarakat. Transparansi dalam pengelolaan dana desa menjadi kunci untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Lembaga Senantiasa Benderang Gemilang Indonesia, Eddy Mukhti, belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi yang dilayangkan oleh media melalui pesan WhatsApp. Publik menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai urgensi dan dampak positif Bimtek ini terhadap pembangunan gampong di Kota Langsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aset Mewah Kades Loleo Picu Desakan Audit Investigatif

29 April 2026 - 12:54 WIB

Gerah Dana Desa Jadi Ladang Kekayaan, Warga Loleo Laporkan Kades ke Kejari

27 April 2026 - 16:17 WIB

Borok Desa Loleo: Dana Rakyat Menjelma Jadi Mobil Mewah

27 April 2026 - 12:31 WIB

Skandal Media Malaka: Anggaran Cair Tanpa Bukti Berita

26 April 2026 - 15:52 WIB

Dana Website Raib, Pencairan Dana Desa Haitimuk Terhambat

24 April 2026 - 19:38 WIB

Gugatan Praperadilan: Sengketa Hukum di Proyek RSU Nias

7 April 2026 - 16:40 WIB

Trending di KORUPSI