Banda Aceh [DESA MERDEKA] – Di hari pertama kerja setelah libur, Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh langsung bergerak cepat. Mereka menggelar Pelatihan Peningkatan Produktivitas pada 26 April 2023. Sebanyak 16 wanita muda terpilih mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Sebelumnya, para peserta telah lolos seleksi dasar dan memiliki keahlian menjahit pakaian wanita.
Pelatihan ini berlangsung di Workshop Fashion Technology Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh. Kegiatan intensif ini dijadwalkan selama lima hari. Dimulai pada 26 April, pelatihan berlanjut pada 27, 28 April, serta 2 dan 3 Mei 2023 mendatang.
Tujuan utama pelatihan ini adalah membangun mental dan budaya kerja yang produktif. Sasarannya adalah tenaga kerja, terutama wirausahawan dan karyawan perusahaan. Muhammad Soehail, SE, seorang Instruktur Produktivitas dari Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, memimpin pelatihan ini. Ia didampingi oleh Bobby Denil Lesmana, seorang Penggerak Swadaya Masyarakat, sebagai asisten instruktur.
Selama pelatihan, peserta memahami kaitan erat antara kepuasan karyawan, produktivitas kerja, dan kepuasan pelanggan. Ketika karyawan bekerja secara produktif, alur kerja menjadi lebih lancar. Akibatnya, perusahaan dapat lebih fokus dalam melayani pelanggan.
Perlu diketahui, produktivitas kerja merupakan ukuran efektivitas dan efisiensi dalam menghasilkan pekerjaan. Seorang karyawan dianggap produktif jika hasil kerjanya sesuai dengan usaha, waktu, dan sumber daya yang digunakan.
Para peserta mendapatkan beragam materi penting. Materi-materi tersebut meliputi pemahaman sosialisasi produktivitas. Selain itu, mereka juga belajar merencanakan pelaksanaan peningkatan produktivitas. Selanjutnya, peserta dilatih membimbing penerapan alat, teknik, dan metode peningkatan produktivitas. Tak hanya itu, pelatihan juga mencakup cara melakukan pengukuran produktivitas. Terakhir, peserta diajarkan menganalisis hasil pengukuran produktivitas. Seluruh materi ini akan diterima oleh 16 peserta selama lima hari pelatihan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.