Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 26 Sep 2024 09:39 WIB ·

Menteri PDTT: Kolaborasi SAKTI Kunci Utama Ekonomi Desa Kuat


					Menteri PDTT: Kolaborasi SAKTI Kunci Utama Ekonomi Desa Kuat Perbesar

Gus Halim Luncurkan PSM SAKTI BUMDes, Dorong Akselerasi Desa Mandiri

Bogor, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), menegaskan bahwa kolaborasi merupakan keniscayaan sekaligus fondasi utama dalam upaya pemberdayaan ekonomi desa. Kolaborasi yang dimaksud bukan hanya sebatas kerja sama, melainkan sebuah orkestrasi harmonis berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi desa.

Penekanan ini disampaikan Gus Halim saat secara resmi meluncurkan dua program strategis, yaitu Program Kolaborasi PSM SAKTI BUMDes dan Kolaborasi Pendampingan, di Sentul, Bogor, pada Rabu, 25 September 2024. Kedua program ini digagas sebagai akselerator untuk mewujudkan desa yang maju dan mandiri.

“Kolaborasi ini sangat kompleks dan menjadi sebuah keniscayaan. Pelaksanaannya tidak mudah, namun dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai, kita dapat mengoptimalkan potensi ekonomi desa,” ujar Gus Halim.

PSM SAKTI BUMDes: Penggerak Ekonomi Desa yang Solid
Gus Halim memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang melahirkan program PSM SAKTI BUMDes. Program ini menggabungkan peran Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) dengan prinsip SAKTI—Solid, Adaptif, Kolaboratif, Terdepan, dan Inovatif—untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi desa tidak akan pernah berhasil tanpa adanya kolaborasi yang kuat dari hulu ke hilir. Jika dikelola dengan baik, kolaborasi yang diinisiasi melalui PSM SAKTI BUMDes ini dapat memanfaatkan potensi ekonomi desa yang sangat besar. Tujuan akhirnya adalah menciptakan BUMDes yang tidak hanya menjadi unit usaha, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi Pendampingan: Akselerasi Menuju Desa Mandiri
Selain penguatan BUMDes, Menteri PDTT juga menyoroti pentingnya Program Kolaborasi Pendampingan: Akselerasi Mewujudkan Desa Mandiri. Program ini dinilai sangat relevan karena akselerasi status desa mandiri membutuhkan dukungan multi-dimensi, baik dari sisi anggaran, kebijakan, maupun sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

“Desa mandiri harus menjadi prioritas kita. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, desa akan semakin maju dan mandiri,” tegas Gus Halim, menekankan bahwa pendampingan yang sinergis akan mempercepat pencapaian target pembangunan desa.

Dukungan Lintas Sektor dan Sinergi Kebijakan
Kolaborasi dalam pemberdayaan desa ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela, menjelaskan bahwa upaya kolaborasi merupakan amanat yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014. Pemerintah pusat dan daerah memiliki kewajiban kolektif untuk memberdayakan masyarakat desa, termasuk melalui mekanisme pendampingan yang terintegrasi.

Puncak acara peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Rencana Aksi Timnas PADU SAKTI BUMDesa. Tim Nasional ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sembilan kementerian dan lembaga terkait. Selain itu, dilaksanakan pula Deklarasi Kolaborasi dan Sinergitas Pendampingan Masyarakat Desa, menandai komitmen bersama seluruh stakeholder untuk bekerja secara harmonis demi kemajuan desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 145 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS