Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 11 Jun 2026 21:28 WIB ·

20 Desa Luwu Timur Tuntaskan Ujian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat


					20 Desa Luwu Timur Tuntaskan Ujian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Perbesar

Luwu Timur, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kesehatan warga bukan lagi sekadar angka di kertas laporan. Sebanyak 20 desa di kabupaten yang membentang di pesisir Teluk Bone ini sedang menjalani ujian besar: verifikasi lapangan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kegiatan yang berlangsung pada Juni 2026 ini menjadi pembuktian nyata bahwa desa kini memegang kendali atas kualitas hidup warganya sendiri.

Luwu Timur, dengan populasi lebih dari 305 ribu jiwa yang tersebar di 125 desa, menaruh harapan besar pada keberhasilan program ini. Tim verifikator yang terdiri dari gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya datang untuk mengaudit administrasi. Mereka turun langsung, mengecek kondisi sanitasi di rumah warga hingga fasilitas sekolah untuk memastikan lima pilar kebersihan—mulai dari perilaku tidak buang air sembarangan hingga pengelolaan limbah—benar-benar dipraktikkan.

“Ini bukan soal sertifikat, tetapi soal menciptakan lingkungan layak huni bagi anak cucu,” tegas Ketua 2 Tim Verifikator, Dr. Syaifullah.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa sanitasi adalah fondasi bagi desa yang ingin produktif dan bebas penyakit. Kesuksesan program ini mutlak bergantung pada gotong royong di tingkat dusun. Peran kepala desa, kader PKK, dan tokoh masyarakat di 20 lokasi verifikasi menjadi krusial; mereka bukan sekadar objek, melainkan subjek utama yang memastikan perubahan perilaku terjadi di setiap rumah tangga.

Data dari lapangan akan menjadi peta jalan bagi desa-desa lainnya di Luwu Timur. Keberhasilan 20 desa ini nantinya diharapkan dapat menular, menciptakan efek domino bagi percepatan akses sanitasi aman di tingkat nasional menuju tahun 2029. Dengan keterlibatan lintas sektor dari dinas kesehatan hingga PUPR, transformasi sanitasi di Luwu Timur bukan hanya tentang membangun jamban, melainkan membangun kesadaran kolektif untuk masa depan desa yang lebih sehat, mandiri, dan bermartabat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung Sport Tourism, BOM Run 2026 Dongkrak Sektor UMKM Padang

9 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Sinergi Antardesa: Cara Budi Prasetyawan Hidupkan Ekonomi Warga

8 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Trending di RAGAM