Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Di tengah hiruk-pikuk pencapaian materi dan jabatan, Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengingatkan masyarakat tentang satu hal yang sering terlupakan: ketenangan jiwa. Dalam kunjungannya ke Masjid Muhlishin, Padang Utara, Sabtu (7/3/2026), ia menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, melainkan solusi nyata bagi kesehatan spiritual umat.
Menurut Muhidi, kemajuan zaman sering kali tidak dibarengi dengan kedamaian hati. “Banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tidak mendapatkan ketenangan jiwa. Ketenangan itu salah satunya datang dari membaca dan mendengarkan Al-Qur’an,” tuturnya di hadapan jamaah Safari Ramadan.
Silaturahmi: Investasi Sosial dan Spiritual
Muhidi memandang Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat modal sosial melalui silaturahmi. Ia meyakini bahwa persaudaraan yang erat bukan hanya menciptakan kedamaian lingkungan, tetapi juga memiliki korelasi spiritual terhadap kelancaran rezeki dan keberkahan umur.
Bagi umat Islam, Ramadan menjadi pengingat sejarah tentang turunnya petunjuk hidup. Muhidi merangkum tiga keutamaan utama berinteraksi dengan Al-Qur’an:
- Obat Penenang: Memberikan stabilitas emosional bagi pembaca dan pendengarnya.
- Lipat Ganda Pahala: Setiap huruf yang dibaca menjadi investasi akhirat yang berlipat.
- Syafaat di Hari Akhir: Menjadi “pembela” bagi manusia di hari kiamat bersama ibadah puasa.
Mencetak Pemimpin Masa Depan Lewat Tahfiz
Lebih dari sekadar ritual, Muhidi menaruh harapan besar pada program Tahfiz yang berjalan di masjid-masjid. Baginya, mencintai Al-Qur’an sejak dini adalah cara paling efektif untuk mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap ekosistem keagamaan di Alai Parak Kopi, ia juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Muhlishin senilai Rp50 juta. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung fasilitas bagi para generasi penghafal Al-Qur’an di wilayah tersebut.
“Kita ingin lahir pemimpin yang menjadikannya sebagai pedoman dalam setiap kebijakan hidupnya,” pungkas Muhidi.
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.