Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 30 Jan 2026 10:48 WIB ·

Sukses Muscam PPDI Kecamatan Tanggunggunung, Suwadat Nahkoda Baru Periode 2026-2031


					Sukses Muscam PPDI Kecamatan Tanggunggunung, Suwadat Nahkoda Baru Periode 2026-2031 Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Tanggunggunung secara resmi menetapkan nakhoda baru untuk periode 2026–2031. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Balai Desa Tanggunggunung pada Kamis (29/1/2026), Suwadat terpilih sebagai Ketua PPDI Kecamatan Tanggunggunung guna memperkuat posisi hukum dan fungsional perangkat desa sebagai aparatur pemerintah.

Secara yuridis, Muscam ini menjadi momentum penting bagi restrukturisasi organisasi. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pamong desa dalam menjalankan roda pemerintahan sesuai koridor hukum yang berlaku. Sinergi antara perangkat desa (PPDI) dan kepala desa yang tergabung dalam PKDI (Persaudaraan Kepala Desa Indonesia) menjadi kunci efektivitas pelayanan publik di tingkat akar rumput.

Camat Tanggunggunung, Deddy Eka Purnama, menegaskan bahwa keharmonisan hubungan kerja antara perangkat desa dan kepala desa adalah kewajiban konstitusional dalam tata kelola pemerintahan desa. “Harmonisasi itu wajib agar laju pemerintahan desa menjadi lebih baik. Perangkat desa adalah ujung tombak yang harus amanah dan bersinergi dengan pemerintah kecamatan maupun kabupaten,” jelasnya.

Penguatan Kapasitas dan Etika Pamong
Aspek penguatan organisasi juga disoroti oleh perwakilan PPDI Kabupaten Tulungagung, Didik Suwondo. Ia menekankan bahwa jabatan pamong desa memiliki tanggung jawab hukum dan sosial yang berat. Didik mengingatkan para perangkat desa muda untuk tetap menjaga etika birokrasi dan menghormati senioritas dalam kerangka gotong royong.

“Muscam bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan upaya meningkatkan martabat pengabdian di desa melalui profesionalisme dalam melayani masyarakat,” kata Didik.

Komitmen Satu Komando
Dalam pidato perdananya, Ketua terpilih Suwadat menyatakan komitmennya untuk membawa PPDI Tanggunggunung sebagai organisasi yang tetap berada dalam satu komando. Fokus utamanya adalah menjamin aspirasi perangkat desa tersalurkan secara legal dan strategis kepada pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami akan menjaga sinergitas sebagai perangkat pemerintah dan selalu menjalin kemitraan strategis yang harmonis dengan pemerintah kecamatan serta desa dalam pembangunan daerah,” tegas Suwadat.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, termasuk Kapolsek dan Danramil, yang memberikan dukungan penuh terhadap stabilitas tata kelola pemerintahan di wilayah Kecamatan Tanggunggunung. (Liu)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Trending di KABAR DESA