Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 21 Jan 2026 15:33 WIB ·

Dendeng Ikan: Senjata Baru Ekonomi Kreatif Nagari Sungai Nyalo


					Inovasi Dendeng Ikan Mahasiswa KKN-TV PNP Berdayakan Ibu PKK Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia Perbesar

Inovasi Dendeng Ikan Mahasiswa KKN-TV PNP Berdayakan Ibu PKK Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia

Pesisir Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Selama ini, hasil laut Nagari Sungai Nyalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, identik dengan penjualan ikan segar yang harganya fluktuatif. Namun, sebuah terobosan lahir dari tangan mahasiswa KKN Tematik Pariwisata Politeknik Negeri Padang (PNP). Mereka mengubah persepsi masyarakat dengan memperkenalkan Dendeng Ikan, sebuah produk inovasi yang diproyeksikan menjadi “buah tangan wajib” bagi wisatawan di Pesisir Selatan.

Digelar di Kantor Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Rabu (29/10/2025), kegiatan demo masak ini bukan sekadar urusan dapur. Ini adalah strategi manajemen destinasi untuk meningkatkan nilai tambah (added value) hasil laut. Lebih dari 60 anggota PKK dan warga setempat antusias mempelajari teknik pengolahan ikan agar memiliki daya simpan lama tanpa menghilangkan cita rasa premiumnya.

Mengubah Komoditas Menjadi Identitas
Sudut pandang utama dari program ini adalah kemandirian. Mahasiswa KKN-TV PNP menekankan bahwa untuk menjadi desa wisata yang tangguh, masyarakat tidak boleh bergantung pada penjualan bahan mentah. Dengan mengubah ikan menjadi dendeng, warga memiliki kontrol lebih besar atas harga jual dan target pasar.

“Kami ingin masyarakat mampu menciptakan identitas kuliner baru. Ikan tidak hanya digoreng atau dijual ke pasar, tapi diolah menjadi oleh-oleh eksklusif yang bisa dibawa pulang wisatawan hingga ke luar daerah,” ujar perwakilan dari 14 mahasiswa KKN-TV PNP tersebut.

Inovasi Dendeng Ikan

Pendampingan Akademis untuk Standar Global
Inovasi ini tidak lahir secara instan. Empat dosen pendamping lapangan (DPL) dari Prodi D4 Destinasi Pariwisata PNP, yakni Primadona, Windy Della Sari, Alfatah Haries, dan Wedar Pahala Lingga, turut turun tangan. Kehadiran para akademisi ini memastikan bahwa dendeng ikan yang diproduksi memenuhi standar kualitas pariwisata, mulai dari pemilihan bahan baku yang higienis hingga teknik memasak yang presisi.

Bukan Sekadar Masak, Tapi Membangun Brand
Pasca-demo masak, rencana besar telah disusun. Tim KKN-TV PNP tidak meninggalkan warga begitu saja. Langkah selanjutnya adalah fokus pada pengemasan produk (packaging) dan strategi pemasaran digital (digital marketing). Tujuannya jelas: membuat dendeng ikan Sungai Nyalo terlihat menarik secara visual dan mudah ditemukan di platform e-commerce.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi akademisi dan masyarakat dapat menciptakan solusi ekonomi yang konkret. Nagari Sungai Nyalo kini tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga rasa yang tak terlupakan melalui sepotong dendeng ikan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Batal! MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang 14 Juli, Kadinsos Ungkap Penjelasanya 

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Anak Salatiga Naik Angkot, Berburu Rempah di Ambarawa

7 Juli 2026 - 20:26 WIB

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Trending di PENDIDIKAN