Serap Rp1,1 Miliar Dana Desa, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan
Tulang Bawang Barat, Lampung [DESA MERDEKA] – Pemerintah Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, berhasil merealisasikan program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 secara transparan dan akuntabel. Total anggaran DD yang terserap mencapai Rp1.109.849.000, yang difokuskan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non-fisik, terutama di sektor ketahanan pangan.
Kepala Tiyuh Tirta Makmur, Rudi Harto, didampingi Juru Tulis Tiyuh, menjelaskan bahwa penyerapan dana tersebut dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama sebesar Rp500.980.000 dan tahap kedua sebesar Rp608.869.000. Realisasi ini telah sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan melalui musyawarah tiyuh (musrenbangdes) dan mematuhi ketentuan yang diatur oleh pemerintah pusat.
Pembangunan Fisik Prioritaskan Akses dan Ketahanan Pangan
Rudi Harto menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa sepenuhnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat dan pemerintahan tiyuh. Sebagian besar anggaran difokuskan pada pembangunan fisik berupa infrastruktur vital yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan pendorong ekonomi lokal.
“Kami ingin menyampaikan informasi terkait realisasi Dana Desa yang telah digunakan untuk mendukung pembangunan di desa kita. Dana ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui dua jenis pembangunan yang sangat penting: fisik dan non-fisik,” jelas Rudi.
Adapun pembangunan fisik yang telah direalisasikan meliputi:
Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT): Infrastruktur ini krusial untuk mempermudah akses petani dalam membawa hasil panen, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.
- Program Ketahanan Pangan: Anggaran juga digunakan untuk mendukung inisiatif yang memperkuat stok pangan dan kemandirian desa.
- Penyediaan Fasilitas Air Bersih dan Sarana Umum: Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mempercepat peningkatan kualitas hidup dan perekonomian lokal.
Anggaran Non-Fisik untuk Peningkatan SDM
Selain pembangunan fisik, sebagian Dana Desa Tirta Makmur juga dialokasikan untuk kegiatan pembangunan non-fisik. Sektor ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memperkuat solidaritas antarwarga.
Kegiatan non-fisik meliputi program seperti pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta berbagai kegiatan sosial dan budaya yang mendukung kemajuan desa. Alokasi ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat desa yang memiliki kapasitas dan kesiapan untuk menghadapi tantangan masa depan.
Transparansi dan Gotong Royong Kunci Keberhasilan
Rudi Harto menekankan bahwa seluruh proses penyerapan anggaran selama tahun 2024 dilakukan dengan transparansi penuh dan menyesuaikan dengan ketentuan program yang berlaku. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak—mulai dari aparat tiyuh hingga seluruh masyarakat—yang telah berkontribusi aktif dalam pelaksanaan pembangunan.
“Kami mengajak masyarakat Tiyuh Tirta Makmur untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Kami selalu terbuka untuk mendengarkan masukan dari seluruh masyarakat,” tutup Rudi Harto, seraya berharap apa yang telah dicapai dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Selain pembangunan, Dana Desa juga digunakan untuk program reguler seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada keluarga penerima manfaat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.