Pariaman [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, bergerak cepat mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakatnya. Untuk mencapai tujuan itu, mereka mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh 71 desa dan kelurahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat pemerintahan paling bawah secara inklusif dan berkelanjutan.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menekankan pentingnya menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 terkait pembentukan koperasi ini. “Saya ingin Inpres ini segera ditindaklanjuti. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait perlu segera dilakukan,” ujarnya saat Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Lurah Merah Putih di Pariaman, Jumat. Ia menambahkan, pembentukan koperasi harus sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing desa dan kelurahan.
Lebih lanjut, Yota Balad menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar wadah usaha biasa. Koperasi ini merupakan bagian penting dari strategi nasional. Tujuannya adalah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Bahkan, koperasi ini diharapkan dapat mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan sekaligus pemerataan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Oleh karena itu, menurutnya, koperasi ini memiliki peran ganda. Selain menjadi wadah kegiatan ekonomi, koperasi ini juga menjadi alat strategis negara. Tujuannya tak lain adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. “Saya yakin koperasi ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa,” katanya optimis. Aktivitas tersebut meliputi pengelolaan bahan pokok dengan harga terjangkau serta distribusi pangan yang efisien.
Akan tetapi, Yota Balad melanjutkan, pembentukan Koperasi Merah Putih secara optimal dan cepat memerlukan langkah yang terencana. Langkah-langkah tersebut harus strategis, terpadu, terintegrasi, serta terkoordinasi. Koordinasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian atau lembaga hingga pemerintah daerah, bahkan sampai pemerintah desa dan kelurahan.
Untuk itu, Pemkot Pariaman aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sosialisasi mengenai Koperasi Merah Putih mencakup tata cara pendirian serta berbagai manfaat yang ditawarkan koperasi. Dengan adanya sosialisasi ini, Pemkot Pariaman menargetkan pembentukan 71 Koperasi Merah Putih di seluruh wilayahnya paling lambat pada Juli 2025.
Sebelumnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah menyampaikan target serupa. Mereka menargetkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dapat selesai pada 12 Juli 2025. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional. Hal ini menjadi wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Asisten Deputi Bidang Hukum dan Organisasi Kemenkop, Try Aditya Putra, menyampaikan hal ini saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Karyawan Kantor Berita ANTARA (Kokantara) Tahun Buku 2024 di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan bahwa target tersebut sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. “Ini memang menjadi tugas besar kita,” kata Try. “Karena ditargetkan tanggal 12 Juli 2025, sekaligus perayaan Hari Koperasi Nasional, pembentukan Kopdes Merah Putih sudah bisa tercapai.”
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.