Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMILU · 31 Jan 2023 12:30 WIB ·

KPU Tangerang: Kualitas Pemilu 2024 Ditentukan dari Pintu Desa


					KPU Tangerang: Kualitas Pemilu 2024 Ditentukan dari Pintu Desa Perbesar

Tangerang, Banten [DESA MERDEKA] Selama ini publik sering kali hanya berfokus pada hasil penghitungan suara di pusat. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang justru membalik logika tersebut dengan menegaskan bahwa legitimasi demokrasi Indonesia sebenarnya bermula dari ketelitian petugas di tingkat desa.

Hal ini menjadi poin utama saat Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tangerang melakukan kunjungan kerja ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Pisangan Jaya, Selasa (31/1/2023). KPU menekankan bahwa validitas data pemilih adalah “nyawa” dari Pemilu, dan beban tersebut berada di pundak petugas lapangan.

Pantarlih: Juru Kunci Validitas Suara
Kepala Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tangerang, Imron Mahrus, menyatakan bahwa fokus saat ini adalah pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Peran mereka bukan sekadar urusan administratif, melainkan memastikan tidak ada hak pilih warga yang terabaikan.

“Setelah seluruh Pantarlih terbentuk dan dilantik, mereka memiliki tugas krusial. Mereka membantu PPS melakukan pemutakhiran data secara akurat dan komprehensif. Tanpa data yang benar di tingkat desa, integritas Pemilu di tingkat nasional bisa terancam,” tegas Imron.

Sinergi Tanpa Gengsi di Akar Rumput
Satu hal yang menarik dari kunjungan ini adalah imbauan untuk menghilangkan sekat antara penyelenggara dan pengawas di tingkat bawah. Imron menekankan pentingnya sinergi antara PPS dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) desa. KPU menginginkan hubungan yang saling mengingatkan demi meminimalisasi potensi kekeliruan teknis sejak dini.

Senada dengan itu, Ketua PPK Kecamatan Sepatan, Zakaria Ansor, menyebut PPS dan Pantarlih sebagai “garda terdepan” yang sesungguhnya. Menurutnya, keberhasilan pesta demokrasi tidak diukur dari kemegahan seremonial, melainkan dari ketangguhan petugas saat berinteraksi langsung dengan masyarakat di akar rumput.

“Kami butuh petugas yang solid dan memiliki ketahanan kerja tinggi. Merekalah yang bersentuhan langsung dengan pemilih. Jika garda terdepan ini kuat, maka seluruh proses Pemilu akan berjalan lancar,” ujar Zakaria.

Kunjungan ini juga menjadi ajang penguatan mental bagi anggota PPS Desa Pisangan Jaya yang baru dilantik. Kehadiran unsur aparatur desa dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan Pemilu memerlukan dukungan ekosistem lokal yang sehat untuk mencapai kesuksesan yang substantif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bawaslu Pacitan Ajak Karang Taruna Jinakkan Bom Waktu Pemilu

1 Maret 2026 - 07:53 WIB

Sistem Termin: Mesin Sunyi Penyimpangan Anggaran Proyek Negara

31 Desember 2025 - 17:24 WIB

Sukses! Desa Pegagan Indramayu Simulasikan Pilwu E-Voting

6 Desember 2025 - 03:37 WIB

Menyo’e: Desa Bermartabat Simbol Integritas Pemilu di Morowali Utara

15 November 2025 - 15:03 WIB

154 Desa Bekasi Siap Gelar Pilkades Serentak Digital 2026

30 Juli 2025 - 12:04 WIB

Putusan MK: Pemilu Dipisah, Demokrasi Lebih Kuat

26 Juni 2025 - 22:33 WIB

Trending di PEMILU