Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 7 Apr 2023 13:54 WIB ·

Inovasi Pangdam Siliwangi: Mesin Daur Ulang Plastik Ramah Lingkungan


					Inovasi Pangdam Siliwangi: Mesin Daur Ulang Plastik Ramah Lingkungan Perbesar

Bandung, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Panglima Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo meresmikan Kawasan Pengolahan Plastik di Desa Cilapeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada Selasa (04/04/2023). Kawasan ini menjadi percontohan pemanfaatan inovasi teknologi militer dalam mengatasi masalah limbah plastik dan sampah rumah tangga yang selama ini kerap mencemari lingkungan.

Teknologi utama yang digunakan adalah Mesin Pencucian Daur Ulang Limbah Plastik yang merupakan inovasi berhak cipta dari Pangdam III/Siliwangi dan tim, yang dipimpin oleh Bapak Indra. Keunggulan mesin ini terletak pada penggunaan desinfektan khusus yang dapat dinetralisir, menjadikannya ramah lingkungan dan tidak mencemari air hasil pencucian.

Direktur Operasional Amerta Cakra Lestari, Surya Suhendy, yang bekerja sama dengan Puskop Kartika Siliwangi dan PT Nawasena Bumi Abadi dalam mengoperasikan kawasan ini, menjelaskan pentingnya inovasi tersebut.

“Selama ini, pencucian plastik umumnya menggunakan sabun atau detergen yang tidak dapat dinetralisir sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Sementara mesin inovasi Pangdam ini menggunakan desinfektan yang dapat membunuh bakteri, jamur, dan virus, namun tetap aman. Bahkan, air limbah pencucian udara tersebut bila diisi ikan, ikannya tetap hidup seperti biasa,” papar Surya Suhendy.

Fasilitas pengolahan plastik ini dilengkapi satu unit mesin rajang basah, bak rendam, satu set mesin cuci plastik hak cipta, satu unit spinner, dan satu unit mesin pengering. Plastik yang telah diolah oleh mesin berkapasitas pencucian 500 kilogram per jam ini akan menghasilkan bahan baku bijih plastik berkualitas tinggi.

Solusi Ganda: Limbah Sampah Jadi Briket Co-Firing
Selain peresmian kawasan daur ulang plastik, Pangdam III/Siliwangi juga meninjau pemanfaatan inovasi teknologi kedua, yaitu mesin pengolah limbah sampah menjadi briket bahan bakar di Kampung Ciburahol, Desa Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Surya Suhendy, mesin pencetak briket ini mengubah limbah rumah tangga yang telah dicacah menjadi bahan bakar baru. Prosesnya dimulai dengan mesin pencacah berkapasitas besar, yaitu 1,5 ton sampah per jam, yang memotong limbah menjadi ukuran kecil. Hasil cacahan kemudian ditambahkan aditif dan perekat alami dari singkong, lalu dicetak menggunakan sistem press menjadi briket padat.

Briket bahan bakar ini berfungsi sebagai co-firing (pendamping) batubara, menawarkan solusi alternatif energi yang efektif dan ramah lingkungan. Pembakaran briket ini mampu mencapai suhu 900 derajat Celsius dan yang terpenting, tidak meninggalkan residu berbahaya.

Surya Suhendy menyampaikan apresiasi mendalam atas terobosan teknologi dari Pangdam III/Siliwangi. Ia menilai kehadiran mesin pengolah sampah ini tidak hanya meningkatkan usaha dalam pengelolaan limbah, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang secara langsung berdampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami berharap Bapak Pangdam III/Siliwangi terus melakukan inovasi-inovasi, terutama teknologi terapan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya.

Dalam kegiatan peninjauan ini, Pangdam III/Siliwangi didampingi sejumlah pejabat teras Kodam, termasuk Asrendam, Asops, Aster Kasdam III/Siliwangi, Kazidam, Kapendam, Dandenmadam III/Siliwangi, serta Komandan Kodim 0618/Kota Bandung.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bayar PBB Pakai Sampah, Desa Sudu Gayam Sebar Satgas

8 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Trending di LINGKUNGAN