Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KOPDES MP · 28 Mei 2025 10:02 WIB ·

Forgaki Dorong Koperasi Profesional, Bukan Titipan Keluarga


					Rapat koordinasi nasional Forgaki Indonesia Raya secara daring, Selasa (27/05/2025). Perbesar

Rapat koordinasi nasional Forgaki Indonesia Raya secara daring, Selasa (27/05/2025).

Pringsewu [DESA MERDEKA]Forum Pergerakan Koperasi (Forgaki) Indonesia Raya menegaskan komitmennya untuk mendorong profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) perdana yang digelar secara daring pada Selasa (27/05/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Forgaki Indonesia Raya, H. Ahmad Bajuri S.E., M.M., Rakornas ini diikuti oleh 135 peserta, termasuk pengurus DPP dan perwakilan DPW dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Bajuri menekankan visi Forgaki untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945. “Lahirnya Forgaki Indonesia Raya pada 26 Maret 2025 adalah wujud peran serta masyarakat dalam membangun bangsa,” ujarnya. Sejak berdiri, Forgaki terus berupaya menjalin konsolidasi, kolaborasi, dan sinergi dengan berbagai pemangku kebijakan serta pemangku kepentingan yang memiliki visi dan tujuan selaras.

Profesionalisme Jadi Kunci Koperasi Berkelanjutan

Salah satu poin krusial yang digarisbawahi Bajuri adalah pentingnya pembentukan pengurus koperasi yang profesional, bukan karena kepentingan sesaat. “Jangan sampai pembentukan pengurus koperasi hanya berdasarkan tim sukses atau keluarga, apalagi jika tidak memiliki kemampuan yang memadai,” tegasnya. Forgaki akan mendorong agar pengurus koperasi memiliki latar belakang yang sesuai, dilengkapi dengan rencana bisnis (business plan) yang matang, serta fakta integritas untuk komitmen moral.

Bajuri berharap, para kepala daerah, baik bupati maupun wali kota, dapat mendukung penuh berdirinya Koperasi Merah Putih yang dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) profesional dan berintegritas. Forgaki, sebagai wadah perkumpulan dari berbagai komunitas, profesi, aktivis, akademisi, dan pelaku usaha, menghasilkan banyak masukan berharga dari setiap provinsi dalam Rakornas ini. Masukan-masukan tersebut akan memperkuat posisi Forgaki dan juga menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi.

Acara Rakornas ini turut dihadiri oleh jajaran dewan penasihat DPP Forgaki Indonesia Raya, antara lain Brigjen TNI (Purn.) Tedi Rustandi S.Sos., Ketua Umum MAPI Tan Wijaya, Dr. Dandan Riza Wardana, dan Henda Surwenda. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap visi Forgaki dalam memajukan koperasi di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Seni Mengolah Keterbatasan Menjadi Modal Utama Koperasi Lodoyong

20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Modal Integritas: Senjata Rahasia Koperasi Lodoyong Dobrak Pasar

20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Kunci Sukses Koperasi Lodoyong: Pilih Figur Pemimpin yang ‘Ceto’

19 Mei 2026 - 19:22 WIB

Siasat Titip Jual Koperasi Lodoyong: Bisnis Minim Modal Hasil Maksimal

19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Strategi Hadapi Perang Dagang Akar Rumput Versi Koperasi Lodoyong

18 Mei 2026 - 13:48 WIB

Trending di KOPDES MP