Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 8 Jan 2026 02:42 WIB ·

Wabup Tulungagung: Petani Harus Sejahtera, Bukan Sekadar Bisa Makan!


					Wabup Tulungagung: Petani Harus Sejahtera, Bukan Sekadar Bisa Makan! Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menekankan pergeseran paradigma bagi para petani di wilayahnya. Dalam acara Tasyakuran Panen Raya di Desa Kalidawir, Rabu pagi (7/1/2026), ia menegaskan bahwa target swasembada pangan nasional harus berbanding lurus dengan peningkatan taraf hidup petani di tingkat desa.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni syukuran. Pemerintah Kabupaten Tulungagung memanfaatkan momentum ini untuk melakukan koordinasi virtual dengan pemerintah pusat terkait program Akselerasi Swasembada Pangan Nasional. Langkah ini menegaskan posisi Desa Kalidawir sebagai kontributor strategis dalam menjaga stok pangan daerah di tengah ketidakpastian iklim global.

Teknologi Jadi Kunci Sejahtera
Dalam sambutannya di Balai Desa Kalidawir, Wabup Ahmad Baharudin menyatakan bahwa kerja keras petani adalah fondasi utama ketahanan bangsa. Namun, kerja keras saja tidak cukup tanpa adaptasi teknologi.

“Panen raya ini adalah bukti nyata sinergi di lapangan. Kami mendorong para petani untuk mulai mengadopsi teknologi pertanian modern agar hasil panen melonjak signifikan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah agar keuntungan tetap berpihak pada petani,” ujar Baharudin di hadapan puluhan anggota kelompok tani.

Ia juga memastikan bahwa dukungan berupa penyediaan pupuk dan pendampingan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) akan terus dioptimalkan untuk menjaga konsistensi produksi.

Kalidawir Sebagai Lumbung Pangan
Senada dengan hal tersebut, Camat Kalidawir, Rusdiyanto, menyoroti potensi lahan di wilayahnya yang luar biasa. Menurutnya, swasembada pangan adalah persoalan manajemen sinergi, bukan hanya soal luas tanah. Ia meminta masyarakat memastikan distribusi pupuk tepat sasaran dan sistem pengairan terjaga dengan baik.

Di sisi lain, Kepala Desa Kalidawir, Sujarwo, menyampaikan pesan emosional yang kuat mengenai visi masa depan desanya. “Kami ingin petani di Desa Kalidawir tidak hanya sanggup makan, tapi juga sanggup sejahtera dari hasil tanahnya sendiri,” tegas Sujarwo.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri pula oleh jajaran Forkopimcam, perwakilan Dinas Pertanian, serta tokoh masyarakat setempat. Melalui tasyakuran ini, Desa Kalidawir membuktikan bahwa kemandirian pangan nasional sejatinya dimulai dari keberhasilan pengelolaan sawah di tingkat desa.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Trending di KABAR DESA