Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 28 Jul 2025 21:36 WIB ·

Rumah Doa Dirusak, Wagub Sumbar Jamin Penegakan Hukum


					Rumah Doa Dirusak, Wagub Sumbar Jamin Penegakan Hukum Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Insiden perusakan rumah doa di Kota Padang, Sumatera Barat, yang menjadi sorotan publik baru-baru ini, mendapat tanggapan tegas dari Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Akrab disapa Uda Vasko, ia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyikapi kejadian tersebut melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

“Ada asap, pasti ada api. Kejadian ini tentu memiliki penyebab, dan saat ini sedang kami dalami secara menyeluruh. Namun, bagaimanapun juga, saya tidak membenarkan adanya kekerasan dan intimidasi dalam bentuk apa pun,” ujar Vasko di Padang, Senin (28/7/2025).

Vasko menekankan bahwa peristiwa sensitif seperti ini harus disikapi dengan kepala dingin dan penuh kehati-hatian. Terutama di era digital, penyebaran informasi sangat cepat dan berpotensi membentuk persepsi yang tidak utuh, yang bisa merugikan citra daerah.

“Di era digital, informasi menyebar dengan sangat cepat dan mudah membentuk persepsi seolah-olah Sumatera Barat adalah daerah yang intoleran. Itu tidak benar. Kami sedang berupaya memahami akar persoalan yang muncul ke permukaan publik,” lanjutnya.

Menurut Vasko, Sumatera Barat adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan toleransi antarumat beragama. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan atau bentuk intoleransi apa pun tidak mencerminkan prinsip hidup masyarakat Minangkabau yang dikenal dengan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.” Falsafah ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dan adat istiadat menjadi landasan kuat bagi kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Wagub juga memastikan telah berkoordinasi intensif dengan pihak kepolisian. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan proses hukum berjalan secara adil dan transparan. “Saya telah berkoordinasi dengan Kapolda agar kejadian ini diusut secara menyeluruh, transparan, dan adil. Kita semua berharap para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku demi keadilan bagi korban, serta pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.

Vasko juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan media agar bijak dalam mengelola informasi. Hal ini penting demi mencegah eskalasi ketegangan sosial yang lebih luas. “Sumatera Barat adalah rumah bagi seluruh anak bangsa. Mari kita rawat rumah ini bersama, dengan semangat cinta kasih, saling menghormati, dan menciptakan rasa aman bagi semua,” tutup Vasko. Komitmen ini menegaskan kembali upaya pemerintah daerah dalam menjaga kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ribuan Pendukung Abu Jihad Ubaidilah Ikuti Pawai Keliling Desa Bantarjaya

15 September 2026 - 19:28 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Trending di RAGAM