Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KOPDES MP · 5 Mei 2025 15:26 WIB ·

Banjarejo Bentuk Koperasi Merah Putih, Berantas Rentenir!


					Banjarejo Bentuk Koperasi Merah Putih, Berantas Rentenir! Perbesar

Pringsewu [DESA MERDEKA] –  Pekon Banjarejo, Banyumas, Pringsewu, Lampung, menggelar Musyawarah Desa khusus pada Senin (5 Mei 2025). Agenda utama musyawarah di Aula Balai Pekon setempat adalah pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 serta Surat Edaran Menteri Koordinator terkait percepatan pembentukan koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Program ini mengedepankan prinsip gotong royong, kekeluargaan, serta partisipasi seluruh anggota. Presiden Prabowo Subianto pertama kali mengumumkan inisiatif ini dalam Rapat Terbatas di Istana Negara pada Senin, 3 Maret 2025.

Koperasi sendiri merupakan wadah perkumpulan orang-orang yang otonom dan terdaftar secara sah. Mereka memiliki kepentingan bersama dan bergabung secara sukarela. Tujuannya adalah mencapai kebutuhan serta aspirasi sosial, ekonomi, dan budaya melalui kontribusi modal yang adil serta pemanfaatan produk dan layanan koperasi.

Kepala Pekon Banjarejo, Herman, didampingi oleh Pendamping Desa, menyampaikan harapannya. Ia meyakini bahwa terbentuknya Koperasi Merah Putih dapat mewujudkan cita-cita bangsa dalam mengentaskan kemiskinan. Selain itu, koperasi ini diharapkan mampu membebaskan masyarakat dari jeratan utang rentenir yang meresahkan. Herman juga berharap agar koperasi desa ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi dan membangun desa. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perikanan, serta perkebunan.

Lebih lanjut, Herman menambahkan bahwa kehadiran koperasi desa akan kembali menggelorakan semangat gotong royong di masyarakat. Koperasi memiliki sifat sukarela, menjunjung tinggi musyawarah, dan modalnya bergantung pada simpanan anggota. Setiap kerugian akan ditanggung bersama oleh anggota, dan keanggotaannya bersifat dinamis.

Kegiatan musyawarah ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Tampak hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, pendamping desa, tokoh pemuda, perwakilan kaum perempuan, serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu, ketua terpilih Koperasi Merah Putih Banjarejo, Agus Tomo, menyampaikan kesiapannya. Dalam sambutannya, ia menyatakan siap mensukseskan koperasi ini. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan koperasi ini juga bergantung pada kesiapan seluruh masyarakat Banjarejo, terutama yang hadir dalam musyawarah, untuk bersama-sama mengembangkan Koperasi Merah Putih. “Berhasil atau tidaknya koperasi ini ada di pundak kita semua,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Seni Mengolah Keterbatasan Menjadi Modal Utama Koperasi Lodoyong

20 Mei 2026 - 12:19 WIB

Modal Integritas: Senjata Rahasia Koperasi Lodoyong Dobrak Pasar

20 Mei 2026 - 06:31 WIB

Kunci Sukses Koperasi Lodoyong: Pilih Figur Pemimpin yang ‘Ceto’

19 Mei 2026 - 19:22 WIB

Siasat Titip Jual Koperasi Lodoyong: Bisnis Minim Modal Hasil Maksimal

19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Strategi Hadapi Perang Dagang Akar Rumput Versi Koperasi Lodoyong

18 Mei 2026 - 13:48 WIB

Trending di KOPDES MP