Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

BUMDes · 9 Mar 2026 18:51 WIB ·

Warga Satu Desa di Klaten Terima THR dari BUMDes


					Kantor Desa Wunut Klaten Perbesar

Kantor Desa Wunut Klaten

Klaten, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, kembali mengguncang jagat media sosial dengan aksi nyata menyejahterakan warganya. Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Desa (Pemdes) Wunut secara resmi membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) tunai kepada seluruh penduduknya tanpa pandang bulu. Mulai dari bayi yang baru lahir hingga warga lansia, masing-masing mengantongi uang saku lebaran sebesar Rp250.000.

Penyaluran dana pada Kamis (5/3/2026) ini melibatkan 2.341 jiwa dengan total anggaran mencapai Rp585.250.000. Nominal ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp200.000 per kepala. Fenomena “hujan uang” ini menjadi bukti nyata bahwa desa tidak perlu selamanya bergantung pada bantuan pusat jika mampu mengelola potensi mandiri.

Mesin Uang dari Umbul Pelem
Kemandirian ekonomi Desa Wunut bukan sulap bukan sihir. Kekayaan desa ini bersumber dari pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sangat produktif. Objek wisata air Umbul Pelem dan Umbul Gedhe menjadi “mesin uang” utama yang menyuplai Pendapatan Asli Desa (PADes) dalam jumlah fantastis setiap tahunnya.

Keberhasilan ini mengubah wajah Wunut dari desa dengan ekonomi terbatas menjadi desa mandiri yang “tajir melintir”. Keuntungan dari tiket masuk, parkir, hingga pengelolaan unit usaha di sekitar lokasi wisata dikembalikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk manfaat sosial, salah satunya melalui bagi-bagi THR ini.

Solidaritas di Meja Lebaran
Bagi keluarga dengan anggota rumah tangga yang banyak, program ini menjadi penyelamat anggaran dapur menjelang lebaran. Sebuah keluarga dengan empat anggota, misalnya, bisa membawa pulang Rp1 juta sebagai modal hari raya.

“Tujuan kami adalah memperkuat solidaritas sosial dan memastikan setiap warga bisa merayakan hari raya dengan penuh kegembiraan tanpa terbebani kebutuhan pokok yang melonjak,” ungkap Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistiya Setiawan.

Model ekonomi Desa Wunut kini menjadi referensi nasional tentang bagaimana kejujuran dan inovasi dalam mengelola BUMDes dapat menghapus kemiskinan dari tingkat akar rumput. Desa Wunut membuktikan bahwa ketika desa berdaya, warga pun sejahtera secara merata.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Modal Kepercayaan: Rahasia Sukses BUMDes Leunklot Mandiri Pangan

18 Maret 2026 - 22:21 WIB

BUMDes Maju, Warga Satu Desa Kompak Dapat THR

12 Maret 2026 - 05:52 WIB

Desa Sriwulan Kendal: Ubah Wisata Jadi THR Warga

10 Maret 2026 - 17:44 WIB

Hidroponik Leyangan: Cara Desa dan Mahasiswa Cetak Cuan

8 Maret 2026 - 18:08 WIB

BUMDes Ketahanan Pangan: Belajar dari Yosofarm, Memulai dari Pekarangan Desa

8 Maret 2026 - 06:42 WIB

BUMDes Ratu Inzana Sulap Laba Usaha Jadi Sembako

5 Maret 2026 - 11:18 WIB

Trending di BUMDes